Sekilas Info

Lion Air Singgahi Lagi Bandara Pattimura

Ilustrasi Pesawat Lion Air Saat Singgahi Bandara Pattimura.

AMBON – Maskapai penerbangan Lion Air kembali melayani penumpang berjadwal domestik dengan menyinggahi Bandara Pattimura, Ambon, Rabu (10/6/2020).

Hal itu ditandai dengan mendaratnya pesawat Lion Air Boeing 737-900ER PK LGW dengan nomor penerbangan JT 786 yang dipiloti Capt Taufik Putra di Bandara Pattimura pukul 13.05 WIT.

Pesawat tersebut tiba di Ambon dengan membawa 109 penumpang dewasa dan 2 anak dari Surabaya dan Makassar. Sebaliknya pada pukul 15.25 WIT dengan nomor penerbangan JT 787, pesawat  tersebut mengangkut 160 penumpang dewasa dari Ambon menuju Makassar dan Surabaya.

Shared Service and CSR Manager PT Angkasa Pura 1 Cabang Bandara Pattimura Aditya Wibisono yang dikonfirmasi malukuterkini.com, Rabu (10/6/2020) mengaku maskapai Lion Air telah kembali melayani penerbangan ke Bandara Pattimura.

“Tadi ada pesawat Lion Air yang tiba Ambon membawa 111 penumpang dari Surabaya dan Makassar. Pesawat tersebut kemudian berangkat lagi dari Ambon mengangkut 160 penumpang menuju Makassar dan Surabaya,” ungkapnya.

Aditya menjelaskan pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang di Bandara Pattimura.

“Jadi bagi penumpang yang mau berangkat itu, saat tiba di bandara ada pengecekan syarat dokumen untuk terbang (hasil swad test/PCR atau juga rapid test), pengecekan suhu serta penerapan social distancing saat berada di ruang check in maupun ruang tunggu,” jelasnya.

Selain Lion Air, kata Aditya, pesawat Garuda Indonesia juga melayani penumpang berjadwal domestik ke Bandara Pattimura, Rabu (10/6/2020).

“Tadi juga ada pesawat Garuda Indonesia yang tiba dari Jakarta membawa 95 penumpang dan berangkat lagi ke Jakarta dengan 109 penumpang,” katanya.

Sementara itu, Manager Lion Air Group Area Ambon malukuterkini.com, Rabu (10/6/2020) menjelaskan, pesawat Lion Air yang menyinggahi Bandara Pattimura melayani rute ke Makassar dan Surabaya.

“Tadi ada rute ke Makassar dan Surabaya. Tingkat keterisian penumpang sesuai aturan yaitu 70 persen dari kapasitas normal,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Lion Air Group yang terdiri dari Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) memulai operasional penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal domestik pada 10 Juni 2020.

Sesuai perkembangan bahwa calon penumpang pesawat udara sudah semakin memahami serta akan dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan pesawat udara yang ditetapkan selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Telah diterbitkan dan diedarkan Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 7 tahun 2020  tentang Kriteria Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang mengatur kembali syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon penumpang bila akan melakukan bepergian dengan menggunakan pesawat udara, di mana lebih sederhana," Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2020)

"Menurut surat edaran tersebut, calon penumpang hanya membutuhkan bukti tes kesehatan seperti PCR atau Rapid Test dan atau surat keterangan kesehatan," jelas Danang.

Bagi calon penumpang Lion Air Group yang akan bepergian agar memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Jika tes kesehatan yang digunakan Rapid Test, maka masa berlaku adalah 3 hari, atau jika tes kesehatan yang digunakan Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), maka masa berlaku ialah 7 hari, atau

2.Apabila kedua metode tes di atas tidak tersedia di daerah asal, maka calon penumpang harus mendapatkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) dari dokter rumah sakit/ Puskesmas.

Untuk itu calon penumpang Lion Air Group harus mencermati masa berlaku dari dokumen kesehatan yang digunakan.

Lion Air Group mewajibkan dan meminta bagi calon penumpang agar mematuhi ketentuan penerbangan Lion Air Group, yakni:

  1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkata. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminal 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama.
  2. Menunjukkan kartu identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya),
  3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan saat kedatangan serta keluar dari bandar udara,
  4. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembunuh kuman (hand sanitizer),
  5. Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) selama di terminal bandar udara,
  6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat,
  7. Mengikuti petunjuk awak pesawat.

Kepada calon penumpang dapat membeli tiket (issued ticket), antara lain:

  1. Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia,
  2. Laman resmi Lion Air Group www.lionair.co.id; www.batikair.com,
  3. Aplikasi perangkat smartphone (mobile apps) Lion Air dan Batik Air (pembelian tiket Wings Air juga bisa melalui website dan aplikasi tersebut)
  4. Layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899,
  5. Mitra agen perjalanan (tour travel) dan Online Travel Agent (OTA).

Pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first) dan dalam upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!