Sekilas Info

Senin, PSBB Transisi Diberlakukan Di Ambon

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (tengah)

AMBON - Dipastikan Senin (20/7/2020) Pemerintah Kota Ambon akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, dalam pemberlakuan PSBB transisi masih tetap dilakukan pembatasan pergerakan orang.

Dikatakan, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon dan Provinsi Maluku telah melaksanakan evaluasi terhadap pemberlakuan PSBB tajap II dan langkah kedepan untuk melaksakan kegiatan pasca PSBB II.

"Dari hasil kajian ternyata banyak kemajuan yang telah kita capai terutama secara medis walaupun kita berada  pada zona orange tetapi kita punya angka prestasi itu semakin tinggi. Jadi mulai Senin (20/7/200) kita akan melaksanakan PSBB transisi, dimana tetap ada pembatasan karena pelaksanaan PSBB ini untuk membatasi pergerakan dari pada masyarakat karena kita tahu bawah Covid-19 berkembang akibat dari pergerakan masyarakat," ungkap Wali Kota kepada wartawan di Hotel Marina Hotel, Sabtu (18/7/2020).

Ia menjelaskan, toko, cafe, restoran, rumah makanan dan rumah kopi boleh dibuka saat pemberlakuan PSBB transisi namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dan membatasi pelanggan.

"Kita memberikan ruang aktifitas sosial yang semakin lebih besar  sehingga aktifitas ekonomi bisa berjalan. Jadi toko, restoran dan cafe boleh buka tapi pelanggan dibatasi 50 persen. Jadi bisa melayani makan ditempat namun tetap memperhatikan protokol kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan khusus untuk salon kecantikan, barbershop, tempat olahraga dan yang berhubungan dengan masyarakat belum bisa dibuka.

“Untuk karyawan seperti salon kecantikan, barbershop, dan tempat olahraga, nantinya Pemkot Ambon akan memberikan mereka bantuan. Jadi mereka segera melaporkan ke gugus tugas secepatnyam,” ungkapnya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!