Sekilas Info

Ini Nama Sejumlah Kajari & Pejabat Kejati Maluku Yang Bergeser Posisi

AMBON – Sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Maluku maupun pejabat di jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) bergeser posisi.

Kajati Maluku, Rorogo Zega memimpin upacara pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan (sertijab) para pejabat tersebut di Aula Kantor Kejati Maluku, Kamis, (25/2/2021).

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu

  1. M Fatria sebagai Asisten Pengawasan menggantikan Edwin Kalampangan yang dimutasikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Singkawang di Singkawang.
  2. Dian Fris Nalle sebagai Kajari Ambon menggantikan Beny Santoso, yang dimutasikan sebagai Asisten Pembinaan Kejati Jawa Barat.
  3. Agustinus Octovianus Mangotan sebagai Kajari Maluku Tengah menggantikan, Juli Isnur yang dipromosikan sebagai Asisten Pembinaan Kejati Nusa Tenggara Timur.
  4. Muhtadi sebagai Kajari Buru menggantikan Adhitya Trisanto yang dimutasikan sebagai Kabag Tata Usaha Kejati Papua.
  5. Gunawan Sumarsono sebagai Kajari Maluku Tenggara Barat menggantikan Mujiarto yang dimutasikan sebagai Kajari Tulungagung.
  6. I Ketut Terima Darsana sebagai Kabag Tata Usaha menggantikan Sapta Putra, yang dipromosikan sebagai Kajari Bungo di Muara Bungo.

Selain itu dilantik dan diambil sumpah sejumlah coordinator di jajaran Kejati Maluku yaitu:

  1. Fauzi sebagai Koordinator Kejati Maluku menggantikan Adrianus Notanubun yang dipromosikan sebagai Kajari Halmahera Timur di Maba,
  2. I Gede Wiratama sebagai Koordinator Kejati Maluku menggantikan Gunawan Sumarsono, yang mendapat tugas baru sebagai Kajari Maluku Tenggara Barat
  3. Heri Yulianto sebagai Koordinator Kejati Maluku menggantikan Bayu Sugiri, yang mendapat tugas baru sebagai Kajari Manggarai di Ruteng
  4. Pilipus Siahaan sebagai Koordinator Kejati Maluku menggantikan Zulfikar Nasution, yang mendapat tugas baru sebagai Kajari Ngada di Bajawa.

Kajati Maluku, Rorogo Zega  dalam sambutannya mengingatkan kembali komitmen bersama selaku aparat penegak hukum Korps Adhyaksa sebagai bagian dari sistem dalam pemerintah, tentang pentingnya kesadaran dan konsisten merepresentasikan janji dan pernyataan bahwa negara akan selalu hadir untuk mengurus, melayani, melindungi dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga bangsa tanpa membeda-bedakan suku, asal, agama dan golongan.

Komitmen dan pernyataan dimaksud, tandasnya, mengandung prasyarat bahwa negara harus kuat dan tidak lemah dalam melaksanakan tugas dan tanggung termasuk dalam penegakan hukum yang dituntut menjunjung tinggi keadilan, kebenaran dan kemanfaatan.

Saya menggingatkan tentang penting dilakukannya konsolidasi diantara segenap personil dan satuan kerja yang berada dalam lingkup kewenangan dan wilayah kerja masing-masing demi terciptanya kondisi harmonis dan menghasilkan sinergitas kesamaan paham dan pandangan yang dapat melahirkan kesatuan pikiran, sikap dan tindakan untuk mendorong akselerasi kinerja dan pencapaian target serta tujuan yang direncanakan," tandasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!