Sekilas Info

Ini Kata Danlanud Pattimura Terkait Sengketa Lahan Lanud

Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Andreas Ardianto Dhewo

AMBON - Sengketa lahan yang selama ini menjadi polemik di kawasan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura yang diklaim masyarakat hingga proses gugat menggugat, kini sah milik negara dan dikuasai oleh negara serta dikelola TNI Angkatan Udara.

Hal ini ditegaskan Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas Ardianto Dhewo saat pertemuan bersama pemimpin media massa dan para wartawan yang juga dihadiri Pemerintah Negeri Hatu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang dipusatkan di Club House Lanud Pattimura, Ambon, Senin (29/3/2021).

Menurutnya, sengketa lahan yang digugat dengan klaim milik masyarakat Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon secara hukum sudah sah dan memiliki kekuatan hukum.

“Gugatan sengekta lahan tersebut berawal dari gugatan yang dilayangkan Said Laturua ke Pengadilan Negeri Ambon. Sementara tergugat Pemerintah Negeri Hattu, Lanud Pattimura dan beberapa pihak lainnya. Di tingkat Pengadilan Negeri Ambon dan Pengadilan Tinggi dimenangkan oleh penggugat. Atas putusan ini kasus sengketa ini kemudian bergulir sehingga pihak tergugat dalam hal ini Lanud Pattimura kembali melakukan upaya hukum lanjutan ke Mahkamah Agung (MA) dengan hasil putusan MA memenangkan pihak tergugat. Said Laturua kembali mengajukan peninjauan kembali namun ditolak oleh MA. Dengan demikian objek sengketa lahan sah menjadi milik negara yang kemudian dikelola TNI Angkatan Udara. Keputusan ini sudah sejak tahun 2018. Jadi kami Lanud Pattimura tidak menyerobot lahan milik masyarakat. Tetapi lahan tersebut milik negara yang kemudian Lanud Pattimura yang dipercayakan mengelolanya," tandasnya.

Danlanud mengaku, saat ini objek lahan milik negara yang dikelola TNI Angkatan Udara juga telah dibuat batas wilayah berbasis digital.

"Jadi ketika patok sudah rusak misalnya itu kita sudah bisa mengetahuinya," ujarnya.

Ia juga mempersilahkan jika ada pihaknya yang ingin menggugat lagi dengan objek yang sama.

"Silahkan menggugat. Yang jelas saat ini lahan sudah sah dikelola Lanud Pattimura," tandasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!