Sekilas Info

MEA Gandeng Pertagas & PT WLI Jalin Kerjasama

PENANDATANGAN KERJASAMA - Direktur MEA Musalam Latuconsina (tengah) bersama Direktur PT WLI Karel A Ralahalu dan Presiden Direktur Pertagas Wiko Migantoro berbagi dokumen HoA yang telah ditandatangani masing-masing pihak.

AMBON - Tepat di HUT ke-76 Provinsi Maluku, PT Maluku Energi Abadi (Perseroda) bersama Pertagas dan PT Wahana Lestari Investama (WLI) menandatangani Head Of Agreement (HoA) tentang penyaluran, pembangunan, dan pengembangan infrastruktur energi berbasis gas bumi di Pulau Seram.

Direktur PT WLI, Karel A Ralahalu yang menandatangani HoA menceritakan pengalamannya membawa investor dari Jepang, China, Amerika, dan bahkan Rusia ke Maluku, namun tidak ada satupun yang berujung pada penanaman modal karena permasalahan ketiadaan energi di Maluku.

Ia juga berbagi pengalaman selama dirinya memimpin tambak udang terbesar besutannya tersebut dimana 60% biaya produksi habis untuk membakar solar demi menjaga pasokan listrik agar udang peliharaannya tetap hidup dan sehat sehingga kontribusi 70% angka ekspor perikanan Maluku sumbangan WLI tetap dapat dipertahankan,” jelasnya.

Presiden Direktur Pertagas, Wiko Migantoro menjelaskan, bahwa pihaknya hadir di Maluku untuk mengembangkan energi bersih serta potensi sumber daya Daerah untuk kesejahteraan masyarakat Maluku. Pertagas mendukung penuh upaya MEA mengakselerasi potensi gas yang dimiliki Maluku.

Direktur MEA, Musalam Latuconsina punya istilah sendiri terhadap momentum yang Maluku peroleh saat ini sebagai sebuah kesempatan melakukan lompatan kodok (leapfroging) memasuki era industrialisasi.

"Gubernur Murad Ismail layak disematkan sebagai bapak industri Maluku, karena dibawah arahannya selain meminta agar energi Maluku dimanfaatkan melalui skema circular economy dari katong par katong, juga akan mengembangkan kawasan industri berbasis gas, industri blue ammonia, serta industri lainnya berbasis perikanan tangkap dan budidaya," ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!