Sekilas Info

Pemkot Ambon Bakal Rampingkan Trayek Angkot

AMBON – Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan melakukan perampingan trayek angkutan kota (angkot).

Menurutnya, hal ini dilakukan akibat jumlah trayek di Kota Ambon sudah terlalu banyak.

"Kita akan buat perampingan trayek. Saat ini di Kota Ambon ada 63 trayek angkot. Kita akan lakukan perampingan menjadi 33 trayek. Misalnya untuk jalur di Kebun Cengkeh dan Galunggung akan dijadikan satu jalur saja, namun penumpang tetap bayar sesuai dengan tarif yang telah kita tentukan," jelas Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan di Kantor Dinas  Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon, Kamis (2/9/2021).

Louhenapessy juga mengungkapkan, hingga saat ini berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan ternyata masih ada kendaraan yang usainya sudah 20 tahun masih beroperasi, sehingga pihaknya perlu penting melakukan perampingan trayek.

"Jadi mobil angkot yang sudah 20 tahun itu sudah dilarang beroperasi di Kota Ambon, supaya kota ini lebih sejuk," ungkapnya.

Ia menegaskan dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan Bank Mandiri, terkait dengan pemberlakukan pembayaran non tunai di angkot.

"Kebijakan berikut dalam waktu dekat kita akan kerja sama dengan  bank mandiri untuk pakai barcode. Jadi kalau naik mobil tidak usah pake uang tunai, namun sopir sudah disiapkan alatnya jadi nanti waktu turun tinggal klik selesai," jelasnya. (MT-05) 

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!