Sekilas Info

Pemprov Maluku & Pemkot Ambon Harus Persiapkan PTM

AMBON - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meminta Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk mempersiapkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara matang yang  sebaik-baiknya.

Bahkan hingga sampai ke skala super mikro di sekolah masing – masing agar tidak menimbulkan adanya klaster baru di sector pendidikan.

Dikatakan, saat ini Provinsi Maluku dan Kota Ambon berada pada PPKM Mikro level II yang dimana proses PTM harus sudah dapat dilaksanakan.

“Yang perlu mendapat perhatian adalah PTM karena di PPKM basis Mikro level 2 ini, sudah diperkenankan untuk dilaksanakan PTM," kata Airlangga disela-sela vaksinasi massal di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin (4/10/2021).

Menurutnya, penanaganan di level super mikro yaitu dimana para guru sudah divaksin secara lengkap dan yang telah divaksin minimal tahap pertama, serta jadwal masuk sekolah diatur secara bertahap.

"Jadi penanganan level mikro disekolah masing-masing dimana disekolah itu gurunya wajib sudah divaksin dua kali, kemudian anak-anak didorong untuk vaksin satu kali diatas umur 12 tahun, kemudian masuk juga bertahap, itu yang harus diperhatikan," ungkapnya.

Jika terjadi kluster baru, katanya, maka sekolah tersebut harus ditutup sekurang-kurangnya dua minggu untuk sterilisasi, dan juga pelacakan (tracing).

“Pelacakan kasus yang dimaksud disini adalah pelacakan aktif bukan sekedar bersifat screening di lokasi kegiatan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, jumlah anak usia 12 - 17 tahun yang telah divaksin untuk dosis pertama sebanyak 22.875  orang atau 68,8 persen dan yang sudah disuntik dosis kedua 7.859 orang atau 23,6 persen. (MT-05) 

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!