Sekilas Info

Karantina Pertanian Ternate Tolak Ratusan Kilogram Daging Sapi & Kambing

TERNATE, MalukuTerkini.com - Pejabat Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate melakukan penolakan 137 kilogram daging sapi dan daging kambing asal Denpasar – Bali yang hendak masuk ke Ternate – Maluku Utara, Rabu (18/5/2022).

Ratusan kilogram daging tersebut yang dikemas dalam 9 box tersebut ditolak karena tidak dilengkapi dokumen kesehatan dari daerah asal.

Daging sapi dan kambing masuk melalui Bandara Sultan Baabullah - Ternate.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Yusup Patiroy dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Kamis (19/5/2022) mengaku saat melakukan pengawasan, pejabat karantina menemukan 7 kilogram daging sapi wagyu, 10 kilogram daging iga kambing, 20 kilogram daging iga sapi kecil, 50 kilogram daging sapi dan 50 kilogram daging sapi kepingan salju tanpa dokumen.

Berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2019 pasal 33 ayat (1), media pembawa seperti hewan, produk hewan, tumbuhan dan/atau produk tumbuhan harus dilengkapi sertifikat kesehatan dari daerah asal.

“Saat dilakukan pemeriksaan, bahan asal hewan ini tidak dilengkapi dokumen kesehatan maka dilakukan tindakan karantina penahanan. Pemilik diberi waktu 3 hari kerja untuk melengkapi dokumen tersebut. Karena tidak dapat memenuhinya, maka dilakukan tindakan penolakan,” unglapmnya.

Menurut Yusup, sertifikat kesehatan dari daerah asal diperlukan untuk memastikan hewan, tumbuhan, dan produk turunan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat. Aturan ini sangat penting untuk menghindari terjadinya penyebaran hama penyakit hewan dan tumbuhan.

Pengawalan kegiatan penolakan dilakukan oleh pejabat Karantina Pertanian Ternate dan disaksikan oleh kepolisian Bandara Sultan Baabullah untuk memastikan media pembawa tersebut dikembalikan ke daerah asalnya. (MT-01)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!