Sekilas Info

Deputi Kemenko PMK Sambangi Negeri Batu Merah

AMBON, MalukuTerkini.com - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Dan Pembangunan Kependudukan, , Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Agus Suprapto  menyambangi Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Negeri Batu Merah, Ambon, Jumat (16/9/2022).

Kedatangan Agus Suprapto dalam rangka kegiatan penanganan stunting.

Menurutnya, mengatasi permasalahan stunting membutuhkan kerjasama semua pihak tidak hanya pemerintah ataupun masyarakat.

“Kerjasama itu harus melalui universitas yang ada di Provinsi Maluku agar persoalan ini bisa ditangani secara bersama-sama dengan peran dan tupoksi masing-masing. Kita harus bekerjasama dengan forum universitas sama-sama mengatasi stunting," ungkapnya.

Kepada wartawan ia juga mengaku,  masalah stunting ini bukan masalahnya Ambon saja tetapi masalah seluruh Indonesia dan juga masalah dunia.

"Ini bukan masalah Ambon saja tetapi masalah Indonesia bahkan dunia. Pak Wali Kota sudah sangat punya komitmen yang kuat dengan strategi yang operasional untuk bisa menjalankan Perpres 72 Tahun 2002 tentang percepatan penurunan stunting dan saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pak Wali Kota dan dukungan dari semuanya  dari mitra-mitra yang ada di lapangan kader dan sebagainya saya kira itu perlu diapresiasi untuk Kota Ambon ini," ungkapnya.

Ia berharap cara-cara tersebut bisa mempercepat apa yang dimaksud  dalam perpres itu.

"Kami berharap dengan cara-cara tadi itu lebih bisa mempercepat apa yang dimaksudkan dalam Perpres 72 tahun 2021. Salah satunya memastikan sasarannya terdata dengan baik, sasarannya itu siapa saja," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena mengatakan, stunting bukan lagi merupakan masalah isu nasional atau daerah tetapi itu semua karena dalam rangka pembangunan sumber daya manusia permasalahan das cantik mempunyai dampak yang sangat besar baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi produktivitas ekonomi jangka pendek.

“Akibat stunting maka kecerdasan menjadi tidak optimal hal ini berarti. Hal ini juga menghambat produktivitas dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Turut hadir, Kepala Pepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Sarles Brabar dan Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Batu merah Diana Sakliressy. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!