Sekilas Info

“Dua Warga yang Hilang di Gunung Nona Ditemukan Tim SAR”

AMBON, MalukuTerkini.com – Dua warga yang hilang di Gunung Nona – Ambo berhasil ditemukan oleh Tim SAR.

Awalnya, Selasa (20/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIT, Posko Basarnas Ambon menerima informasi dari Andri yang melaporkan sekitar pukul 08.00 WIT, dua warga Desa Gunung Nona pergi ke kebun namun hingga malam hari tak kunjung kembali.

Pencarian pun dilakukan oleh masyarakat namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selanjutnya Rabu (21/9/2022) pukul 07.00 WIT, dua Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Operasi SAR SAR dengan jarak -+ 1,5 Km.

Melewati Hutan Gunung Nona yang cukup terjal lintasannya, pukul 08.30 WIT kedua tim tiba di tengah hutan dan membagi menjadi 2 SRU dengan masing-masing koordinat guna melakukan pencarian korban.

Delapan jam pencarian, pukul 15.14 WIT SRU 1 berhasil menemukan korban pertama atas nama Ongen (43) dalam kondisi  selamat namun lemas.

Berselang beberapa menit, pukul 15.20 WIT korban kedua atas nama Yongki (42) berhasil ditemukan SRU 2 dengan kondisi tak sadarkan diri.

Kedua korban berhasil dievakuasi Tim Rescue Basarnas Ambon dengan selamat menuju Rumah Sakit terdekat.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu scenario dari Latihan SAR Satuan Gunung Hutan Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kantor Basarnas Ambon.

Kegiatan yang bersifat internal ini melibatkan 21 Rescuer yang berlangsung 19 - 21 September 2022 dengan serangkaian kegiatan, Pembukaan dan Materi Kelas, Pembentukan Posko SAR di Gunung Nona, dan Latsar Gunung Hutan. Tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan serta skill para rescuer dalam hal Operasi Pencarian dan Pertolongan khususnya di gunung dan hutan.

Kepala Basarnas Ambon Mustari dalam keterangannya, menjelaskan, tak hanya Operasi SAR di laut saja yang dilakukan oleh para Rescuer, Operasi SAR gunung hutan juga kami lakukan mengingat musibah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.

“Untuk itu dalam Latihan SAR Satuan Gunung Hutan Tahun ini, saya berharap agar para Rescuer bisa mengikutinya dengan baik dan meningkatkan kemampuan serta skill Navigasi Darat yang dimiliki guna melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan khususnya di Gunung dan Hutan,” jelasnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!