Sekilas Info

Puluhan Kerbau Asal Namlea Dipasok ke Sulsel

AMBON MalukuTerkini.com – Puluhan ekor kerbau asal Namlea, Kabupaten Buru dipasok ke Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebelum dilalulitaskan dari Pelabuhan Namlea ke Pelabuhan Siwa, Kabupaten Wajo, Sulsel, Sabtu (9/12/2023), sebanyak  85 ekor kerbau diperiksa oleh Pejabat Karantina Hewan Balai Karantina Maluku Satpel Namlea.

“Petugas melakukan tindakan pembebasan kepada 85 ekor kerbau menuju Pelabuhan Siwa setelah melakukan rangkaian pemriksaan seperti pemeriksaan fisik dan uji laboratorium,” ungkap Gunawan, pejabat Karantina Hewan yang bertugas di lapangan dalam keterangannya yang diperoleh malukuterkini.com, Selasa (12/12/2023).

Uji laboratorium, kata Gunawan, khususnya terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Brucellosis, hingga penyakit ternak lainnya wajib dilakukan untuk memastikan hewan yang akan dikirim bebas dari ancaman penyakit baik asal virus, bakteri, maupun jamur.

“Sebelum hewan masuk ke kapal dan berangkat, tindakan biosecuriti juga dilakukan dengan tujuan mematikan agen penyakit yang ditakutkan berada di lingkungan kapal,” katanya.

Dijelaskan, penyemprotan desinfektan dilakukan di seluruh kapal maupun ternak dengan perhitungan dosis yang sesuai.

“Kami telah melaksanakan tindakan karantina hewan selama dua minggu hingga hari ini semua hewan siap untuk berangkat” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah semua tindakan karantina Hewan dilaksanakan dan telah dipegangnya dokumen resmi, maka puluhan kerbau ini siap berangkat menuju kota tujuan.

“Seluruh tindakan yang dilakukan oleh Karantina Maluku didasari dalam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan Dan Tumbuhan serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Karantina Indonesia akan berada di garda terdepan dalam menjaga dan mengamankan hewan, ikan, tumbuhan, serta produknya sebelum dikirimkan ke wilayah lain,” ungkapnya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!