AMBON, MalukuTerkini.com – Kapal Negara (KN) SAR Rama Wijaya 240 milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terbakar saat menjalani perbaikan di galangan kapal kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026) malam.

Seluruh 10 anak buah kapal (ABK) yang berada di dalam kapal berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.

Kapal tersebut milik Kantor SAR Mentawai, Sumatera Barat yang saat kejadian sementara menjalani perbaikan di dok galangan kapal.

Api dengan cepat membesar dan membakar bagian lambung depan kapal. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api saat proses perbaikan yang kemudian merambat ke bahan bakar.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Tidak ada korban jiwa (akibat kejadian itu). Untuk 10 ABK dalam keadaan aman dan selamat. Kapal memang sedang dalam perbaikan di galangan ini,” ungkapnya.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke kapal-kapal lain yang juga sedang menjalani perbaikan dalam area galangan.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Utara, Eko Budianto, mengatakan pihaknya mengerahkan puluhan personel dan belasan unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api.

“Kami menerjunkan 15 unit mobil pemadam dengan 75 personel untuk memadamkan kebakaran,” katanya.

Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kapal lain di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Muara Baru. Polisi juga akan memastikan besarnya kerugian akibat insiden tersebut setelah proses olah tempat kejadian perkara selesai. (MT-06)