Sekilas Info

Bom Ikan Masih Marak Terjadi di Maluku

Ilustrasi

AMBON, MalukuTerkini.com –  Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menyoroti masalah pengeboman ikan atau destructive fishing di perairan laut Maluku yang masih marak terjadi.

"Destructive fishing ini jangan dilakukan oleh masyarakat karena ini sangat merusak biota laut, terumbu karang dan sebagainya," tandas Kapolda dalam Rilis Akhir Tahun 2023 di Mapolda Maluku, Ambon, Jumat (29/12/2023).

Bom ikan, kata mantan Kakorpolairud Baharkam Polri, juga dapat merusak keindahan pantai baik di pesisir maupun dasar laut.

"Bom ikan juga sangat membahayakan jiwa manusia. Dan saya berharap jangan sampai bom ini marak di Maluku karena ini juga rentan disalahgunakan saat terjadi konflik sosial," kata Kapolda yang didampingi Karo Operasi Kombes Pol Asep Saepudin, Kabid Humas Kombes Pol M Roem Ohoirat serta pejabat utama Polda Maluku.

Perkara lainnya yang menjadi atensi Polda Maluku di bidang perairan yaitu mengenai penyelundupan kayu ilegal.

"Tahun 2022 ada enam kasus penyelundupan kayu ilegal, penggunaan senpi rakitan dan bom ikan, dan tahun 2023 ada tiga kasus yaitu penyelundupan kayu ilegal," jelas mantan Direktur Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri ini. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!