AMBON, MalukuTerkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga dan pelaku aktivitas pelayaran untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter yang berpeluang melanda sejumlah wilayah perairan di Provinsi Maluku pada 1 – 2 Agustus 2026.

Peringatan dini ini disampaikan langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin. Ia menjelaskan pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata mencapai 4 hingga 20 knot.

“Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai lebih dari 20 knot terpantau di berbagai perairan, yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut,” kata Mujahidin dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Sabtu (1/8/2026).

Mujahidin merincikan gelombang tinggi kategori 2,5 hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Kei, Perairan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Barat Kepulauan Tanimbar, Perairan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Leti, Perairan Wetar, serta Laut Arafuru bagian Barat dan Tengah.

“BMKG juga memprakirakan gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa kawasan perairan lain, seperti Perairan Utara dan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Pulau Ambon dan Pulau Lease, Perairan Utara dan Selatan Maluku Tengah, Perairan Seram Bagian Timur, Perairan Kepulauan Banda Neira, Perairan Utara Kepulauan Aru, hingga Laut Banda,”rincinya.

Melihat kondisi cuaca ekstrem tersebut, jelasnya, BMKG mengeluarkan peringatan keselamatan khusus bagi para pengelola moda transportasi laut dan nelayan.

“Risiko tinggi keselamatan mengintai perahu nelayan jika kecepatan angin melebihi 15 knot dengan gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang pada angin di atas 16 knot dan gelombang 1,5 meter, kapal ferry pada angin di atas 21 knot dan gelombang 2,5 meter, hingga kapal ukuran besar seperti kargo atau kapal pesiar apabila angin melebihi 27 knot dengan gelombang di atas 4,0 meter,” jelasnya.

Ia megimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (MT-06)