AMBON, MalukuTerkini.com – Performa pelayanan publik dan iklim investasi di Provinsi Maluku mengalami penurunan signifikan setelah kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) daerah tersebut menempati peringkat ke-34 dari 38 provinsi se-Indonesia pada Tahun 2026.
Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 204.S Tahun 2026 tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerijntah Daerah Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 30 Juli 2026, tercantum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku tercatat memperoleh skor akhir sebesar 69,310 dan masuk ke dalam kategori Baik.
Kendati demikian, pencapaian ini mengalami penurunan tajam dibandingkan hasil penilaian tahun 2024, di mana Pemprov Maluku saat itu meraih skor 94,348 dengan predikat Sangat Baik, yang berarti terjadi penurunan nilai sebesar 25,038 poin.
Lima pemprov yang menempati peringkat teratas dnegan predikat Sangat Baik yaitu Jawa Timur (97,815), Sulawesi Selatan (96,251), Jawa Barat (95,658), Sumatera Selatan (94,715) dan Maluku Utara (92,313).
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan seluruh penetapan nilai serta pemeringkatan hasil evaluasi ini dibuat secara independen dan mengikat secara hukum bagi setiap pemerintah daerah.
“Penetapan hasil penilaian kinerja PTSP dan PPB pemerintah daerah ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” tandas Rosan Perkasa Roeslani dalam salinan keputusan tertulisnya itu sebagaimana diperoleh malukuterkini.com, Jumat (31/7/2026).
Evaluasi tahunan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2020 mengenai mekanisme pemberian penghargaan maupun pengenaan sanksi kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Hasil evaluasi kinerja ini nantinya diserahkan secara resmi kepada Kementerian Keuangan sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
Kendati tingkat provinsi mengalami penurunan yang lumayan drastis, capaian berbeda ditunjukkan oleh pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota di wilayah Maluku. Kota Ambon berhasil menembus kategori Sangat Baik dengan menduduki peringkat ke-36 nasional lewat raihan nilai 85,285, meningkat dari skor 83,435 pada tahun 2024.
Sementara itu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) juga mencatatkan lonjakan kinerja ke kategori Sangat Baik di peringkat 133 dengan skor 85,119, naik pesat dari angka 69,591 pada periode penilaian sebelumnya. (MT-06)
