AMBON, MalukuTerkini.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan M5,5 mengguncang wilayah Pantai Utara Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Sabtu (1/8/2026) pukul 05:19 WIT.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.3 pada kedalaman 14 km . Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.84° LS; 130.23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 Km arah barat laut Seram Bagian Timur, Maluku,” ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Sabtu (1/8/2026)

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, jelas Wijayanto, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona Seram Fold and Thrust Belt .

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.

Ia merincikan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Bula Barat – Kabupaten Seram Bagian Timur; Seram Utara Timur Seti – Kabupaten Maluku Tengah; serta Bula – Kabupaten Seram Bagian Timur

“Hingga pukul 05:45 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempa bumi pendahuluan (foreshock), dengan magnitudo terbesar M4.8 dan adanya 2 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M4.6. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” rincinya. (MT-06)