AMBON, MalukuTerkini.com – Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat dengan menggelar kegiatan kesehatan bertajuk “Health Up 2026”.

Acara yang dipusatkan di Ruang Kuliah FK Unpatti tersebut berlangsung Minggu (31/5/2026) dengan fokus utama pada peningkatan kesadaran masyarakat serta pengikisan stigma negatif terhadap penyandang HIV/AIDS.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Ketua Panitia Health Up 2026, Daniella Nirahua, mengaku agenda tahunan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab moral mahasiswa kedokteran dalam mengedukasi publik mengenai isu-isu kesehatan yang krusial.

“Pada pergelaran kali ini, panitia mengusung tema besar HOPE, yang merupakan akronim dari Healing, Open-mindedness, Prevention, and Empathy,” ungkapnya.

Nirahua menjelaskan melalui tema tersebut, pihaknya ingin menjadikan “Health Up 2026” sebagai sarana strategis untuk mendongkrak pengetahuan masyarakat mengenai infeksi HIV/AIDS.

“Pemahaman yang benar sangat diperlukan guna mereduksi stigma sosial yang hingga kini masih berkembang subur di tengah masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih sehat, inklusif, dan penuh empati bagi semua kalangan,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, katanya, panitia merancang serangkaian kegiatan interaktif dan pelayanan langsung yang menyasar masyarakat luas.

“Melalui pelaksanaan seminar edukatif, penyediaan layanan pemeriksaan HIV secara gratis, serta pembagian berbagai media informasi kesehatan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang jauh lebih baik mengenai urgensi deteksi dini, metode pencegahan penyakit, dan penerapan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk belajar, berdiskusi, dan membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas stigma.an yang memadati auditorium.

Keberhasilan pelaksanaan pembukaan Health Up 2026 ini juga tidak lepas dari kolaborasi dan dukungan penuh yang diberikan oleh berbagai organisasi eksternal. Tercatat, sejumlah lembaga seperti Yayasan Pelangi Maluku, Klinik Komunitas Candela, hingga Forum Anak Maluku Manise turut bersinergi dan mengawal jalannya acara guna memastikan pesan edukasi kesehatan ini tersampaikan secara masif dan tepat sasaran kepada masyarakat. (MT-01)