AMBON, MalukuTerkini.com – KM Yuni Bahari mengalami kebocoran di Laut Banda, Sabtu (1/8/2026).
Beruntung kelima awaknya berhasil diselamatkan Pos SAR Banda dan Unsur Gabungan dalam kondisi selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Pulau Banda.
“Pos SAR Banda menerima infomasi musibah tersbeut Sabtu (1//2026) pukul 12.55 WIT dan langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian yang betarak sekirar 16,3 Nautical Mile (NM) arah Barat Daya dari Banda Neira,” ungkap Koordinator Pos SAR Banda, Ezau Risamasu dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Minggu (2/8/2026).
Dijelaskan, sekitar pukul 15.24 WIT, Kapal tersebut berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada jarak sekitar 18 NM arah Barat Laut dari lokasi kejadian.
“Setelah dilakukan koordinasi dengan awak kapal ternyata , kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali,” jelasnya.
RIB Pos SAR Banda, katanya, selanjutnya mendampingi Kapal kayu tersebut melanjutkan perjalanan menuju Pulau Banda.
“Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIT, Tim SAR Gabungan bersama wak KM Yuni Bahari tiba dengan selamat di Pelabuhan Rakyat Banda selanjutnya seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Menurutnya, kapal kayu tersebut bertolak dari Kota Ambon Jumat (31/7/2026) dengan tujuan Banda Neira.
“Namun setibanya di sekitar Perairan Pulau Run, kapal dihantam gelombang hingga mesin alkon mengalami kerusakan dan kapal mengalami kebocoran. Setelah berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan para awak kapal menyampaikan kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali,” ungkapnya. (MT-06)
