AMBON, MalukuTerkini.com – Kapolda Maluku Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendorong kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikannya kegiatan “Duduk Bacarita Bersama Kapolda Maluku dengan Insan Pers/Media” menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung di Plaza Presisi Polda Maluku, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus diskusi antara Polda Maluku dan insan pers untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Maluku dimana dalam kegiatan silaturahmi bersama insan pers yang dikemas dalam suasana santai dan dialogis.

Menurut Kapolda, kegiatan tersebut sengaja dikonsepkan sebagai forum duduk bersama dan bercerita agar seluruh pihak dapat menyampaikan pandangan serta gagasannya untuk Maluku.

“Acara ini kita konsepkan dengan duduk bersama dan bercerita. Bukan hanya saya yang berbicara, tetapi semua pihak bisa menyampaikan pandangan dan cerita tentang Maluku. Yang paling penting adalah bagaimana cerita dan gagasan kita dapat memberikan kolaborasi, dukungan, dan semangat untuk kemajuan Maluku,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.

Kapolda menegaskan tanggung jawab memajukan Maluku berada di tangan seluruh masyarakat Maluku sendiri. Oleh karena itu, setiap profesi dan peran yang dijalankan harus mampu memberikan dampak positif bagi daerah.

“Maluku memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi masyarakat, budaya, maupun keindahan alamnya. Namun, seluruh potensi tersebut harus dijaga melalui situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Salah satu yang harus kita jaga adalah stabilitas keamanan wilayah. Potensi konflik sosial harus terus kita cegah karena dapat berkembang dari persoalan kecil, seperti perundungan di sekolah, konflik dalam keluarga, hingga tawuran antarkelompok yang pada akhirnya berpotensi menjadi konflik sosial yang lebih besar,” tandasnya.

Kapolda mengaku upaya pencegahan yang dilakukan berbagai pihak menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data yang dimiliki Polda Maluku, angka konflik sosial mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kendati demikian, ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, dan generasi muda. (MT-04)