AMBON, MalukuTerkini.com – Kemampuan mengelola keuangan secara bijaksana menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan aparatur sipil negara di tengah berkembangnya layanan keuangan dan transformasi digital.

Literasi keuangan yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap kesejahteraan individu, tetapi juga mendukung terciptanya aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab.

Komitmen tersebut terus diperkuat Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku melalui kegiatan edukasi perbankan syariah yang bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia di Aula Pattimura, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi ASN untuk mengenal berbagai solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan finansial jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Muamalat memperkenalkan Tabungan Hijrah Prima Berhadiah dan Solusi Emas Hijrah, dua produk yang dirancang untuk mendorong budaya menabung sekaligus memberikan alternatif investasi berbasis prinsip syariah.

Selain memperkenalkan produk, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menyusun perencanaan keuangan yang terarah sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masa depan.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur tidak hanya berkaitan dengan kompetensi teknis dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola aspek keuangan secara sehat dan terencana.

Menurutnya, literasi keuangan yang memadai akan membantu ASN lebih bijak dalam menentukan pilihan layanan keuangan, menyusun perencanaan keuangan keluarga, serta memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara tepat sesuai kebutuhan.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam memahami mekanisme produk, manfaat investasi berbasis syariah, hingga strategi membangun kebiasaan menabung secara konsisten. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran ASN terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sebagai bagian dari kualitas sumber daya manusia.

Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu memperkuat kapasitas aparatur dari berbagai aspek.

Penguatan literasi keuangan diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam membangun ASN yang tidak hanya unggul dalam memberikan pelayanan publik, tetapi juga memiliki kemandirian finansial dan kesiapan menghadapi dinamika perkembangan ekonomi. (MT-04)