AMBON, MalukuTerkini.com Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) kian memantapkan komitmennya dalam memperkuat ketersediaan tenaga medis spesialis di wilayah Maluku melalui penyelenggaraan prosesi penandatanganan Pakta Integritas Calon Peserta Didik Baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Dekan FK Unpatti, Ambon, Senin (20/7/2026).

Prosesi yang dipimpin langsung oleh Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, MHPEd., Ph.D., tersebut menjadi pijakan awal bagi para calon dokter spesialis sebelum resmi menempuh masa perkuliahan dan praktik klinis.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Farah Noya menjelaskan seluruh aktivitas pendidikan praktis para peserta didik PPDS nantinya akan terpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy sebagai rumah sakit pendidikan utama.

“Untuk mendukung cakupan pembelajaran yang komprehensif, FK Unpatti juga merangkul beberapa rumah sakit jejaring di Kota Ambon, di antaranya Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit FX Soehardjo Kodaeral IX, serta Rumah Sakit Bhayangkara,” jelasnya.

Ia mengatakan seluruh calon dokter spesialis tersebut dijadwalkan menjalani masa orientasi intensif selama satu bulan ke depan guna menyelaraskan kesiapan akademik serta adaptasi lapangan sebelum masuk ke kalender perkuliahan resmi.

“Mungkin dalam orientasi mereka selama satu bulan ke depan, mereka akan melaksanakan orientasi dan diharapkan pada awal September 2026, ketika tahun ajaran baru di FK Unpatti dimulai, calon peserta didik ini juga akan memulai pendidikan mereka,” katanya.

Farah juga menyoroti pentingnya sinergi strategis dengan pemerintah daerah demi menjamin mutu serta kelancaran proses belajar-mengajar para calon spesialis, khususnya di bidang bedah dan obstetri-ginekologi (obgyn).

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku juga dalam hal kesiapan dari RSUD Haulussy untuk menerima peserta didik spesialis ini, baik dalam hal penyediaan fasilitas, penyediaan pelayanan subspesialis di mana ini adalah requirement dasar pemenuhan baik pelayanan maupun SDM di RSUD Haulussy untuk menjadi pembimbing, dokter pembimbing klinis calon spesialis bedah dan obgyn,” tandasnya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat terus berkolaborasi dengan tekad kuat dalam menghadirkan standar pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat Maluku. (MT-01)