AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 54 kelompok usaha mahasiswa dari berbagai fakultas resmi mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Universitas Pattimura (Unpatti) Tahun 2026.

Pembekalan yang dikemas dalam bentuk workshop bertema “Mahasiswa Wirausaha, Inovatif, Kreatif dan Berdaya Saing Membangun Ekonomi Bangsa” tersebut diselenggarakan di Ambon, Senin (27/7/2026).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., mengaku puluhan kelompok usaha yang berpartisipasi tersebut melibatkan sedikitnya 220 mahasiswa di lingkungan Unpatti.

“Keberlanjutan unit usaha mahasiswa menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program tahun ini, sehingga pengembangan bisnis tidak boleh berhenti begitu saja setelah pendanaan diterima,” ungkapnya.

Dikatakan, pembinaan yang terintegrasi di tingkat fakultas maupun program studi sangat krusial untuk mengawal pertumbuhan usaha tersebut secara berkelanjutan.

“Langkah ini diambil setelah kita melakukan evaluasi mendalam terhadap rekam jejak pelaksanaan PMW pada periode-periode sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kita menemukan adanya sejumlah kelompok usaha yang gagal mempertahankan kegiatan bisnisnya begitu program resmi berakhir,” katanya.

Guna mengatasi persoalan tersebut, ia berharap agar para peserta memanfaatkan bantuan dana yang dikucurkan sebagai modal awal untuk membangun bisnis yang tahan lama.

“Skema penguatan modal ini diupayakan agar sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperkokoh ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Semoga bantuan yang nantinya diterima dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti, yaitu Dr. Raden Ayu Aisah Asnawi, S.E., M.Si.; Dr Restia Christianty, S.E., M.Si., dan Anggrany Chaniago, S.E., M.M., yang menyampaikan materi terkait penguatan kapasitas kewirausahaan. (MT-01)