AMBON, MalukuTerkini.com – PT PLN (Persero) UP3 Ambon melakukan penghentian aliran listrik sementara di sejumlah wilayah Kota Ambon dan sekitarnya, Sabtu (5/9/2026).
Langkah ini diambil dalam rangka pekerjaan pemeliharaan jaringan serta peningkatan keandalan sistem kelistrikan.
Berdasarkan informasi yang diterima malukuterkini.com dari PT PLN (Persero) UP3 Ambon, Sabtu (5/8/2026) terunglappemadaman sementara ini berdampak pada wilayah pelayanan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambon Kota dan ULP Baguala dengan jadwal pekerjaan yang terbagi di beberapa titik.
Untuk wilayah pelayanan ULP Ambon Kota, penghentian pasokan listrik berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIT sehubungan dengan adanya pekerjaan uprating trafo distribusi.
Adapun area pemadaman di ULP Ambon Kota meliputi kawasan sekitar UIN Ambon, Kahena, Kampus UIN Ambon, Warasia, Wara, Kembang Buton, Air Kuning, Lorong Sumatera, BTN Manusela, Gunung Malintang, Aster, serta Asrama Sabhara Tantui.
Sementara di wilayah ULP Baguala, PLN mengagendakan tiga jenis pekerjaan pemeliharaan jaringan dengan durasi yang berbeda. Pekerjaan pertama berupa penggantian kabel A3C menjadi A3CS di Desa Allang yang dilaksanakan pukul 09.00 – 17.00 WIT, berdampak pada wilayah Namahatu, Liliboy, Allang dan Tapi.
Pekerjaan kedua di ULP Baguala menyasar perluasan jaringan tegangan rendah di Nania Atas dan Waiheru Kampung Kolam yang berlangsung dari pukul 10.00 – 13.00 WIT. Lokasi pemadamannya mencakup Nania Atas, Nania Depan Damri, Waiheru Air Salah, Waiheru Pujasera, dan Nania Kampung Kolam.
Adapun pekerjaan ketiga yaitu relokasi jaringan tegangan menengah di kawasan Passo yang dijadwalkan pada pukul 09.30 hingga 13.30 WIT. Penghentian listrik akibat relokasi ini meliputi Passo depan ACC, Passo SPN, Lembah Argo, BTN Bukit Lateri Indah, serta Citra Land.
Pihak PLN mengimbau masyarakat yang menggunakan generator set (genset) agar memastikan instalasinya terpisah dari jaringan PLN guna menghindari bahaya arus balik (backfeeding) yang dapat mengancam keselamatan petugas.
PLN juga menyampaikan bahwa aliran listrik akan segera dinormalisasi kembali apabila seluruh rangkaian pekerjaan di lapangan selesai lebih awal dari jadwal yang ditentukan. (MT-06)
