TERNATE, MalukuTerkini.com – Seekor paus sperma dengan panjang diperkirakan mencapai belasan meter ditemukan terdampar di pesisir Pantai Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Selasa (8/9/2026).
Bangkai mamalia laut tersebut ditemukan warga dalam kondisi membengkak dan mulai membusuk hingga menyebarkan bau menyengat di sekitar lokasi.
Warga setempat menduga paus tersebut telah terdampar sejak sepekan terakhir. Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi fisik bangkai yang mulai rapuh akibat proses pembusukan yang semakin parah.
Mendapatkan informasi tersebut, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi bangkai secara langsung.
Marsaoly segera menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate untuk mengambil langkah penanganan cepat.
“Penanganan harus dilakukan secepatnya agar tidak menimbulkan dampak lingkungan dan gangguan kesehatan bagi warga sekitar,” tandasnya.
Ia juga mengakju kondisi bangkai yang semakin membusuk harus segera ditanggulangi agar tidak memicu persoalan baru bagi masyarakat maupun kawasan pesisir.
Sebagai langkah emergency, Pemerintah Kota Ternate memutuskan untuk menguburkan bangkai paus tersebut di areal sekitar Pantai Taduma.
Keputusan ini diambil guna meredam bau tidak sedap serta mencegah potensi bahaya kesehatan dan pencemaran lingkungan.
Selanjutnya, DLH dan DKP Kota Ternate akan merancang teknis eksekusi di lapangan dengan memperhitungkan kondisi bangkai serta kondisi geografis lokasi setempat. (MT-08)



