AMBON, MalukuTerkini.com – Kekayaan budaya dan pesona fashion etnik Maluku dipastikan bakal menyapa publik internasional dalam waktu dekat.
Adalah Azael Collection, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) besutan Fransina Sarah Latumahina, yang siap menghentakkan panggung busana dalam ajang bergengsi Festival Indonesia Melbourne 2026 di Australia.
Kepada malukuterkini.com, Minggu (18/10/2026), Fransina Sarah Latumahina selaku Pemilik Azael Collection mengungkapkan rasa bangga dan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Melbourne tersebut.
“Kehadiran merek fesyen lokal ini diproyeksikan menjadi angin segar dalam mengenalkan ragam produk kreatif berbasis warisan budaya Nusantara ke mancanegara, sekaligus merintis jalan kerja sama bisnis dengan para mitra dari Australia maupun belahan dunia lainnya,” ungkapnya.
Sebagai lini usaha yang memfokuskan diri pada pengembangan fesyen etnik, katanya, Azael Collection senantiasa konsisten mengusung motif, identitas, serta kekayaan nilai histori daerah Maluku ke dalam setiap kreasinya.
“Dalam gelaran festival di Negeri Kanguru nanti, kita akan memboyong aneka ragam koleksi busana dan aksesori berdesain khas, dengan menempatkan keindahan keagungan kain tenun Tanimbar sebagai salah satu produk unggulan utama,” jelasnya.
Perjalanan Azael Collection menuju panggung dunia tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses penilaian yang amat ketat.
Usaha kreatif ini berhasil terpilih menjadi satu dari hanya enam UMKM se-Indonesia yang dinyatakan lolos seleksi dan kurasi resmi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Melbourne untuk mewakili bangsa dalam kegiatan promosi berskala internasional tersebut.
Latumahina menegaskan proses kurasi yang dilalui menjadi tahapan krusial untuk memastikan standar dan kualitas produk nasional di mata publik luar negeri.
“Momentum emas ini menjadi panggung pembuktian bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal dalam menunjukkan keunggulan mutu, keunikan desain, serta potensi ekonomi bernilai tinggi yang berakar kuat pada warisan budaya nNusantara di kancah global,” tandasnya. (MT-06)
