TUAL, MalukuTerkini.com – Nelayan asal Kota Tual, Ardi Rengirit (51), ditemukan selamat setelah empat hari hanyut di laut akibat kehilangan arah karena kabut tebal hingga kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Korban ditemukan kapal KM Gisel di perairan antara Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Minggu (25/10/2026).
Ardi sebelumnya pergi memancing di sekitar Perairan Pulau Baer pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Namun, saat hendak kembali ke Kota Tual, korban kehilangan arah akibat kabut tebal. Kondisi tersebut membuatnya tersesat di laut hingga kehabisan BBM dan hanyut selama beberapa hari.
Koordinator Pos SAR Tual, Masly Roger Ulath, mengatakan pencarian terhadap korban memasuki hari keempat pada Minggu (25/10/2026). Tim SAR Gabungan menghadapi tantangan berupa luasnya area pencarian sehingga diperlukan upaya tambahan untuk memperbesar jangkauan operasi.
“Pada hari keempat pencarian korban, jarak pandang masih menjadi tantangan bagi Tim SAR Gabungan. Untuk itu, satu unit KN SAR Bharata dikerahkan guna memperluas area pencarian,” ungkap Masly dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Senin (26/10/2026).
Dijelaskan, KN SAR Bharata dikerahkan sejak pukul 08.00 WIT menuju sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan peta pencarian dan pertolongan atau SAR MAPS.
“Di tengah operasi pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan menerima informasi pada pukul 14.47 WIT bahwa Ardi telah ditemukan dan diselamatkan oleh KM Gisel di perairan antara Kepulauan Aru dan Kabupaten Malra,” jelasnya.
Menurut Ulath, korban ditemukan sekitar pukul 13.15 WIT dalam kondisi hanyut dan terombang-ambing di laut. Beruntung, awak KM Gisel berhasil menemukan korban sehingga nyawanya dapat diselamatkan setelah berhari-hari berada di tengah laut.
“Korban berhasil ditemukan oleh KM Gisel sekitar pukul 13.15 WIT dalam kondisi hanyut dan terombang-ambing,” ungkapnya.
Setelah menerima informasi tersebut, katanya, Tim SAR Gabungan berkoordinasi dengan awak KM Gisel untuk memastikan posisi korban. KN SAR Bharata kemudian bergerak menuju koordinat kapal tersebut guna mengevakuasi Ardi.
“Pada pukul 17.28 WIT, KN SAR Bharata berhasil menemukan posisi KM Gisel. Tim selanjutnya mengevakuasi korban dan membawanya menuju Kota Tual,” katanya.
Setelah menempuh perjalanan menuju Kota Tual, Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di Dermaga PT Samudera Indo Sejahtera Tual pada pukul 20.52 WIT. “Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya. (MT-06)
