AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 4.200 ekor Day Old Chick (DOC) pejantan dari Makassar yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menjalani pemeriksaan ketat petugas Badan Karantina Indonesia (Baratin) melalui Karantina Sulawesi Utara.
Sejak komoditas unggas ini mendarat, petugas karantina langsung sigap melakukan tindakan karantina, berupa pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan fisik.
Tindakan karantina ini sebagaimana postijngan akun @karantinasulawesiurara yang dilihat malukuterkini.com, Jumat (5/12/2025), merupakan prosedur yang wajib dilakukan untuk menjaga keamanan hayati di Sulawesi Utara. Sebelum diizinkan keluar dari bandara, petugas karantina memastikan seluruh DOC yang masuk ke Sulut telah dilengkapi dokumen karantina dari daerah asalnya.
Setelah dokumen dinyatakan lengkap dan valid, pemeriksaan fisik komoditas pun dilanjutkan. Langkah ini sangat penting untuk mencocokkan jumlah dan jenis unggas yang dikirim dengan data yang tercantum dalam dokumen karantinanya.
Kegiatan pengawasan lalu lintas hewan ini adalah upaya Barantin untuk melindungi Sulawesi Utara dari ancaman penyebaran penyakit hewan, seperti flu burung.

Dengan memastikan setiap komoditas unggas yang masuk dalam kondisi sehat dan teregister, petugas karantina berperan aktif menjaga Sulut tetap aman dan terhindar dari risiko penyebaran penyakit yang bisa merugikan peternak lokal. (MT-01)




Tinggalkan Balasan