AMBON, MalukuTerkini.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak media di Maluku sebagai bagian dari upaya memacu literasi keuangan dan pemahaman masyarakat mengenai peran LPS dalam menjaga kepercayaan terhadap sistem perbankan.
Hal tersebut diungkapkan Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulawesi, Maluku, Papua, Prayitno Amigoro saat “LPS Media Meet Up” yang berlangsung di Ambon, Selasa (18/8/2026).
Prayitno mengatakan, media di Maluku, khususnya Ambon, merupakan mitra penting bagi LPS yang kini belum memiliki kantor perwakilan di setiap provinsi, sementara untuk kawasan Indonesia Timur, perwakilan LPS berada di Makassar.
“Teman-teman media di Maluku, khususnya di Ambon, merupakan partner penting bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan media sangat dibutuhkan untuk memperluas penyebaran informasi mengenai literasi keuangan, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keberadaan, tugas dan fungsi LPS.
“Tingkat literasi keuangan di Maluku relatif setara dengan Sulawesi Selatan. Namun, angka tersebut masih sekitar dua poin di bawah rata-rata nasional” ungkapnya.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian bersama karena Maluku masih berada pada posisi tiga terbawah dalam sejumlah indikator literasi.
“Semua hal ini tentunya tidak terlepas dari peran serta media dalam menyampaikan informasi dan berita kepada masyarakat. Media memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan, termasuk mengenai LPS,” katanya.
Ia berharap sinergi LPS dengan media dapat terus diperkuat, sehingga informasi mengenai sektor keuangan dapat disampaikan kepada masyarakat secara mudah, tepat dan berimbang.
Prayitno juga menyinggung pentingnya memperhatikan aspek psikologis masyarakat di tengah dinamika kehidupan dan kondisi ekonomi. Menurutnya, persoalan keuangan tidak berdiri sendiri, tetapi dapat berkaitan dengan tingkat stres dan kondisi psikologis seseorang.
Keberadaan LPS, menurutnya, bukan semata-mata untuk menangani persoalan ketika sebuah bank mengalami masalah.
“Keberadaan LPS bukan hanya terkait dengan persoalan ketika terjadi masalah pada bank, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan,” jelasnya. (MT-04)

