AMBON, MalukuTerkini.com – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd memaparkan kerangka komprehensif peta jalan transisi mahasiswa untuk merancang lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di panggung internasional.
Hal itu diungkapkan Leiwakabessysaat membawakan materi bertajuk “Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia: Membangun Mahasiswa Universitas Pattimura yang Unggul, Berkarakter, Inovatif, & Berdaya Saing Global” saat Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Aula Rektorat Unpatti, Ambon, Kamis (27/8/2026).
PKKMB berlangsung secara hibrida ini dihadiri oleh 200 mahasiswa perwakilan dari sembilan fakultas secara tatap muka langsung, sementara ribuan mahasiswa baru lainnya menyimak jalannya agenda orientasi secara virtual melalui saluran siaran di fakultas masing-masing.
Leiwakabessy menegaskan perjalanan empat tahun di bangku perguruan tinggi harus dilalui secara terstruktur melalui empat tahapan transisi utama.
“Pada tahun pertama, mahasiswa diwajibkan fokus pada proses adaptasi guna membangun pola pikir berkembang (growth mindset), pemahaman mendalam tentang literasi perguruan tinggi, serta penanaman etika akademik yang kuat. Memasuki tahun kedua, fase eksplorasi dimulai melalui keterlibatan aktif dalam organisasi kemahasiswaan, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Lomba Inovasi Digital Mahasiswa, serta berbagai kegiatan berdampak yang melintasi batas program studi,” tandasnya.
Pada tahun ketiga, jelasnya, fokus dialihkan ke tahap spesialisasi, di mana mahasiswa didorong untuk terlibat langsung dalam riset dosen, program magang industri, dan pengembangan proyek berbasis kawasan kepulauan.
“Puncaknya pada tahun keempat, masa pemantapan karier diwujudkan melalui penyelesaian tugas akhir yang inovatif, penyusunan publikasi ilmiah, serta perolehan sertifikasi professional,” jelasnya.
Leiwakabessy mengaku peta jalan tersebut dirancang agar setiap lulusan tidak sekadar mengantongi ijazah, melainkan memiliki kapasitas intelektual dan mental yang tangguh menghadapi dinamika zaman.
“Dinamika dunia kerja saat ini menuntut setiap sivitas akademika untuk terus beradaptasi dan tidak terpaku pada metode belajar konvensional. Melalui pembinaan yang terarah sejak hari pertama menginjakkan kaki di kampus, mahasiswa diharapkan mampu menempa diri menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat,” ungkapmnya.

Selain tahapan transisi akademik, ia iuga menegaskan pentingnya penguasaan tiga pilar keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa Unpatti.
“Pilar pertama adalah penguasaan literasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna mengakselerasi penyelesaian berbagai solusi riset secara cerdas dan efisien. Pilar kedua berfokus pada kepemimpinan inovatif melalui skema kolaborasi tim multidisiplin dalam memecahkan masalah sosial maupun tantangan industri modern. Adapun pilar ketiga menekankan pada daya saing global yang dibentuk lewat penguatan kemitraan internasional serta kemampuan komunikasi lintas budaya yang mumpuni,” tandasnya.
Dikatakan, implementasi peta jalan transisi dan penguatan keterampilan masa depan tersebut sejalan dengan visi besar dan semangat perjuangan universitas yang terangkum dalam tagline Unpatti Unggul, Bersinar menuju Universitas Berkelas Dunia.
“Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, pihak rektorat telah menetapkan empat pilar utama kebijakan pengembangannya. Kebijakan strategis tersebut mencakup peningkatan keunggulan dan daya saing secara berkelanjutan, perluasan penetrasi serta peningkatan reputasi di ajang internasional, peningkatan kesejahteraan seluruh warga kampus, serta penguatan tata kelola lembaga yang akuntabel, transparan, dan modern,” katanya.
Langkah terintegrasi ini, jelasnya, diharapkan mampu membawa Unpatti melangkah mantap sebagai pusat keunggulan pendidikan di wilayah kepulauan yang diperhitungkan di tingkat global.
Pembukaan PKKMB ditandai dengan pemukulan tifa oleh Rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd seta Ketua Panitia Pelaksana PKKMB Unpatti yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Nil Edwin Maitimu, S.T., M.T.
Proesi pembukaan PKKMB dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan dari masing-masing fakultas.
Pembukaan PKKMB yang akan berlangsung hingga 7 September 20206 itu juga dihadiri para Dekan serta para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni masing-masing fakultas. (MT-01)

