AMBON, MalukuTerkini.com – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Denih Hendrata meresmikan Jembatan Kori di Sungai Wailawa, Dusun Sawa, Negeri Tawiri, Ambon, Sabtu (29/8/2026) sore.

Di tengah guyuran hujan deras, peresmian fasilitas vital tersebut tetap berlangsung khidmat sebagai bentuk komitmen TNI Angkatan Laut dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir.

Dalam peresmian tersebut, Pangkoarmada RI didampingi Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.

Prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti jembatan gantung ini dilakukan di sela-sela kunjungan kerja resmi pimpinan Koarmada RI di wilayah hukum Kodaeral IX.

Kehadiran Jembatan Kori memiliki arti yang sangat strategis bagi masyarakat Dusun Sawa karena menjadi jalur penghubung utama dengan wilayah sekitarnya.

Fasilitas ini diharapkan mampu mengatasi isolasi geografis lokal, sekaligus memperlancar akses mobilitas warga dalam menunjang kegiatan ekonomi, pertanian, hingga sektor pendidikan anak-anak sekolah.

Usai menandatangani prasasti peresmian, Pangkoarmada RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran Kodaeral IX dan elemen masyarakat yang bergotong-royong memfasilitasi pembangunan sarana fisik tersebut.

“TNI Angkatan Laut akan selalu hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat dan siap menjadi bagian dari solusi pembangunan di daerah,” tandas alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXV/tahun 1989 ini.

Ia berharap agar infrastruktur penyeberangan yang telah selesai dibangun ini dapat dijaga dan dirawat bersama oleh warga setempat.

“Keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi wadah penghubung secara fisik, melainkan juga simbol dari eratnya kemanunggalan antara TNI Angkatan Laut dan rakyat di Negeri Tawiri,” ungkap mantan Pangkoarmada II ini. (MT-06)