AMBON, MalukuTerkini.com – Universitas Pattimura (Unpatti) menjalin kerja sama dengan INPEX Scholarship Foundation melalui sosialisasi beasiswa yang digelar secara virtual pada Rabu (2/9/2026).

Langkah ini ditujukan untuk memacu animo serta kesiapan para mahasiswa dan lulusan Unpatti dalam meraih kesempatan melanjutkan studi jenjang Magister (S2) di berbagai perguruan tinggi ternama di Jepang.

Deputy Chief Secretary INPEX Scholarship Foundation, Seki Yasutoshi, memaparkan berbagai detail program dan kriteria seleksi yang harus dipenuhi oleh para calon pelamar.

Pemaparan tersebut menjadi panduan penting bagi sivitas akademika Unpatti yang ingin menembus seleksi internasional ini.

Seki menjelaskan program ini merupakan bentuk dukungan penuh bagi lulusan sarjana asal Indonesia untuk menempuh pendidikan S2 pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Beasiswa ini dirancang secara penuh (full scholarship) agar para penerima dapat fokus menjalankan studi tanpa mengkhawatirkan kendala finansial,” jelasnya..

Ia mengaku penawaran ini bersifat tanpa ikatan dinas, sehingga para lulusan memiliki kebebasan penuh setelah menyelesaikan masa studinya di Negeri Sakura.

“Bebas yang dimaksud mencakup keleluasaan dalam memilih universitas tujuan, dosen pembimbing akademik, hingga topik penelitian yang akan ditekuni selama program berlangsung,” ungkapnya.

Seki merincikan paket benasiswa yang disediakan bagi setiap penerima beasiswa, di mana nilainya diperkirakan mencapai Rp720 juta hingga Rp925 juta untuk jenjang Magister, dan dapat meningkat hingga Rp857 juta sampai Rp1,061 miliar jika mencakup periode research student.

“Komponen tersebut mencakup penanggulangan penuh biaya kuliah dan ujian masuk, tiket pesawat pulang-pergi, tunjangan bulanan sebesar 160.000 Yen, tunjangan kedatangan, hingga dana riset dan partisipasi konferensi,” jelasnya.

Mengenai persyaratan teknis, Seki mengaku calon pendaftar wajib berkewarganegaraan Indonesia dan berusia di bawah 30 tahun per 31 Oktober 2026.

“Pendaftar juga disyaratkan memiliki latar belakang pendidikan sarjana di bidang STEM dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0, serta melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris resmi seperti TOEFL iBT atau IELTS,” ungkapnya.

Program beasiswa ini, katanya, menyediakan kuota terbatas sebanyak empat orang penerima dari seluruh Indonesia untuk periode kelulusan seleksi Maret 2027.

Dalam sosialisasi itu, dipaparkan pula rekam jejak alumni Unpatti atas nama Ezra Gregoreo Noya, lulusan Fakultas Perikanan Unpatti kelahiran Ambon tahun 2003, yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai penerima beasiswa INPEX pertama dari Unpatti dan wilayah Maluku untuk melanjutkan studi di Kagoshima University mulai Oktober 2026.

“Proses pendaftaran program ini telah dibuka sejak 1 Juli 2026 dan akan resmi ditutup pada 31 Oktober 2026 mendatang. Para peserta yang lolos tahapan seleksi berkas nantinya akan diundang untuk mengikuti wawancara di Jakarta pada Januari 2027 sebelum pengumuman kelulusan akhir diterbitkan pada pertengahan Maret 2027,” jelas Seki. (MT-01)