AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 38 orang dokter baru lulusan angkatan 40 Periode November 2026 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) diambil sumpah dan dilantik, Rabu (4/11/2026).
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh Dekan FK Unpatti dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D yang dipusatkan di Gedung Presisi Mapolda Maluku.
Diantara puluhan dokter baru tersebut, 4 diantaraya berhasil lulus Ujian Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) dengan nilai/skor tertinggi untuk ujian CBT dan OSCE.
Keempat dokter tersebut yaitu dr. Cintiya Pakpahan., S.Ked (IPK 3,78); dr. Bezaleel Marels Cristophe Parera., S.Ked (IPK 3,78); dr. Joel Apriyanto Fajcreyo Huka S.Ked (IPK 3,72) dan dr. Vrigaria Luhulima., S.Ked (IPK 3,89)
Dekan FK Unpatti dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D dalam sambutanya mengaku mulai periode November 2026 ini, FK Unpatti juga memberikan apresiasi khusus kepada lulusan dengan nilai UKNPDPD tertinggi sebagai penghargaan atas prestasi dan kerja keras mereka.
“Namun perlu kita tegaskan bahwa keberhasilan pendidikan dokter tidak cukup diukur dari angka kelulusan dan prestasi akademik semata,” ungkapnya.

Tujuan utama FK Unpatti, tandasnya adalah menghasilkan Dokter Kepulauan yaitu dokter yang kompeten, berintegritas, memiliki kepekaan sosial, mampu beradaptasi dengan kondisi kepulauan, dan memiliki motivasi untuk mengabdi.
“Kita ingin melahirkan dokter yang bukan hanya bersedia ditempatkan, tetapi juga dapat direkrut dan bertahan (recruited and retained) di wilayah terpencil, perbatasan, dan pulau-pulau kecil di Maluku,” tandasnya.
Olehnya itu, jelasnya, keberhasilan FK Unpatti pada akhirnya harus terlihat dari kontribusi para alumninya terhadap peningkatan pelayanan dan indikator kesehatan masyarakat di daerah pengabdian mereka.
“Pada pelaksanaan UKNPDPD periode Agustus 2026, FK Unpatti mencatatkan tingkat kelulusan sebesar 82 persen. Capaian ini patut kita syukuri, terlebih karena diraih dalam konteks kebijakan baru fakultas, yaitu tidak lagi menjadikan nilai try-out pra-UKNPDPD sebagai persyaratan mutlak untuk mengikuti ujian kompetensi nasional,” jelasnya.
Kebijakan ini, menurut Farah, didasarkan pada keyakinan mahasiswa tidak boleh terjebak hanya pada pencapaian angka simulasi, tetapi harus didorong untuk membangun kompetensi secara substantif dan mempersiapkan diri dengan penuh tanggung jawab.
“Kami percaya kepercayaan dan kesempatan, disertai pendampingan akademik yang baik, dapat mendorong mahasiswa mencapai hasil terbaik,” ungkapnya.
Turut hadir saat pengambilan sumpah dan pelantikan dokter baru tersebut diantaranya Rektor Unpatti Prof. Dr. Freddy Leiwakabessy MPd, Ketua Senat Unpatti Prof. Dr. Tonny D Pariela, MA, Sekda Maluku Sadali Ie, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Elna Sitourisme Anakotta, Sp.M, Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon dr. Winny Natacia Leiwakabessy, Sp.PA, M.Kes serta Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku dr. M. Saleh Tualeka, Sp.M., M.Kes. (MT-01)
