Sekilas Info

Satgasgulbencal Bersinergi Distibusi Bantuan ke Pengungsi Korban Gempa Halmahera

AMBON - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Satgasgulbencal) di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara bersinergi melakukan tindakan penanggulangan bencana alam.

Satgasgulbencal yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BNPB, Kemensos, BUMN, Pemerintah Daerah, Basarnas, Perusahaan Swasta, Organisasi Kemanusiaan, Organiasi Kepemudaan dan Relawan bersinergi mlakukan penanganan pengungsi, penyaluran logistik, evakuasi korban, pelayanan medis hingga konseling traumatis.

Dengan dikoordinir oleh Danrem 152/Babullah, Kolonel Inf Endro Satoto selaku Dansatgas senantiasa mematangkan koordinasi serta membuat rencana garis besar penanggulangan serta pembagian tugas berdasarkan fungsi dan keahlian dengan dibantu puluhan kendaraan angkut darat milik TNI, Polri, Pemda, Basarnas dan Organisasi Kemanusiaan lainnua.

“4 unit armada laut milik Bekangdam XVI/Pattimura, Polairud, dan Pemkab Halmahera Selatan hingga 2 unit jelikopter BNPB setiap hari melaksanakan proses penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi maupun korban yang tersebar di sepanjang daratan Halmahera Bagian selatan maupun di Pulau Bacan. Sehingga diperlukan adanya sinergitas yang baik setiap komponen sehingga proses penanggulangan bencana secara keseluruhan berjalan lancar dan efektif,” ungkap Endro Satoto.

Dikatakan, pasca terjadi gempa pihaknya menerjunkan tim advance pertama yang dipimpin Dandim Labuha serta tim kedua yang dipimpin Komandan Yonif Raider Khusus 732/Banau.

“Kita juga segera membangun posko mobile yang dipusatkan di Desa Saketa mengingat kondisi geografis yang strategis serta terdapat penunjang lainnya seperti bangunan untuk gudang, pelabuhan hingga lapangan untuk helipad kemudian setelah menginventarisasi dan mapping lokasi bencana, data kerusakan, korban hingga pengungsi,” katanya.

Menurutnya, setiap hari dilakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk menentukan cara bergerak serta membagi tugas sesuai dengan fungsinya. “Setiap hari kita lakukan dropping bantuan logistik, penyaluran tenaga medis maupun relawan hingga membangun dapur umum dan penunjang lainnya,” ungkapnya. (MT-06)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!