Sekilas Info

101 Pejabat Administrator & Pengawas Pemprov Maluku Bergeser Posisi

PELANTIKAN - Gubernur Maluku Murad Ismail melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat administrator dan pengawas yang dipusatkan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/1/2021). Pelantikan di tempat diikuti 35 pejabat sedangkan yang lainnya mengikuti secara virtual.

AMBON – Sebanyak 101 pejabat administrator dan pengawas di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bergeser posisi.

Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah ratusan pejabat administrator dan pengawas tersebut dilakukan Gubernur Maluku Murad Ismail yang dipusatkan di lantai VII kantor Gubernur Maluku yang diikuti 35 orang sedangkan yang lainnya mengikuti secara virtual, Kamis (7/1/2021).

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 20 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021.

Prosesi pelanikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Gubernur Maluku, penandatanganan berita acara pelantikan, pembacaan Pakta Integritas oleh Susilo (Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Maluku).

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan, pergantian jabatan adalah hal biasa dalam organisasi, namun yang penting sesuai janji dan sumpah itu yang dipegang erat-erat karena itu integritas dan loyalitas nomor satu terhadap institusi ini.

"Setelah bersumpah itu janji kita memegang rahasia sekeras-kerasnya rahasia yang ada di instansi ini  tidak boleh sampai orang luar tahu. Jadi saya minta sama kalian semua pergantian jabatan hal biasa tetapi dibalik itu ada rahasia yang saudara harus memegang sekeras-kerasnya.  Ini saya bicara ini karena saya telah menemukan banyak hal tidak penting yang dilakukan. Ingat jabatan sekecil apapun  kalian adalah agen perubahan," tandasnya.

Penataan birokrasi ini kata Gubernur dilakukan dengan objektif dan ditetapkan berdasarkan pendekatan berbasis pada kompetensi dan hasil evaluasi terhadap kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Maluku yang harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi.

Ia meminta dan menegaskan agar hindarilah segala bentuk praktek korupsi kolusi dan nepotisme.

"Saya minta saudara-saudara untuk selalu menjaga integritas sebagai pejabat publik dan memegang teguh sumpah dan janji yang telah diikrarkan serta menghindarkan diri dari segala bentuk praktek korupsi kolusi dan nepotisme. Sebagai umat beragama kita meyakini bahwa jabatan adalah kepercayaan sekaligus amanah dari Allah SWT,  karena itu setiap jabatan harus dapat dipertanggungjawabkan bukan saja kepada pemerintah, negara dan masyarakat tetapi jauh lebih penting adalah mempertanggungjawabkan kepada Allah SWT  Tuhan yang maha Kuasa. Selamat kepada kalian yang baru dilantik, selamat mendapat jabatan baru semoga membawa perubahan di 2021 ini," ungkapnya.

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!