Sekilas Info

Temui Personel Polres Malteng, Kapolda Maluku: Hilangkan ‘Image’ Daerah Rawan Konflik!

AMBON, MalukuTerkini.com – Personel Polres Maluku Tengah diminta untuk bekerja secara profesional prosedural dan proporsional.

“Personel harus turun cepat lapor cepat dan tindak cepat dalam setiap permasalahan yang muncul dan berpotensi menjadi gangguan kamtibmas. Jangan under estimate. Tingkatkan komunikasi koordinasi dan informasi masing-masing fungsi,” tandas  Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif saat menyambangi Mapolres Malteng di Masohi, Sabtu (5/2/2022).

Kapolda mengatakan, Indonesia adalah Negara yang berasaskan Pancasila, bukan negara agama. Olehnya itu, setiap anggota wajib merawat kebhinekaan yang menjadi identitas negara ini.

"Hilangkan image negatif tentang Maluku antara lain Maluku tempat rawan konflik dan daerah tidak aman. Jangan anggap biasa bahwa konflik/perselisihan antara desa di Maluku adalah hal biasa sehingga biarkan saja terjadi nanti akan berakhir sendiri. Ini harus dihilangkan dengan cara akar masalah diselesaikan, karena selama akar masalahnya tidak terselesaikan, maka sampai kapan pun akan menimbulkan konflik terbuka," kata Kapolda.

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di setiap daerah, koordinasi dengan instansi terkait penting dilakukan, sehingga setiap anggota diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dan kerja sama dengan berbagai instansi termasuk rekan-rekan TNI.

"Saya  adalah orang paling depan untuk membela anggota yang bekerja dengan baik termasuk hak haknya berupa penghargaan berupa promosi dan lainnya, namun saya juga paling terdepan dan tidak segan untuk menindak anggota yang bersalah," tandasnya.

Berikut 7 arahan Kapolda kepada personel Polres Malteng:

  1. Tugas adalah amanah dan bagian dari ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa ( kerja ikhlas, kerja keras dan kerja cerdas).
  2. Membiasakan yang benar bukan membenarkan yang biasa (profesional, prosedural dan proporsional).
  3. Turun cepat lapor cepat dan tindak cepat dalam setiap permasalahan yang muncul dan berpotensi menjadi gangguan Kamtibmas (jangan under estimate), tingkatkan komunikasi koordinasi dan informasi masing-masing fungsi.
  4. Tingkatkan pembinaan dan kemampuan personel serta penggunaan kekuatan alut dan personel secara tepat, efektif dan efisien.
  5. Tingkatkan kebersamaan baik secara personal maupun tugas guna jiwa korsa dan soliditas di internal Polri sendiri.
  6. Jangan sakiti hati rakyat karena kita juga bagian dari rakyat, menyakiti hati rakyat sama saja menyakiti diri dan keluarga sendiri.
  7. Awali dan akhiri setiap langkah dalam tugas kita memberikan kedamaian kesuksesan dengan berdoa dan selalu memohon ridho Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

(MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!