Sekilas Info

Protes Perubahan Rute, Sopir Angkot Karpan & Kopertis Aksi Mogok

AMBON, MalukuTerkini.com - Puluhan sopir angkot jurusan Kopertis dan Karang Panjang melakukan aksi mogok, Jumat (19/8/2022).

Aksi mogok sejak pagi pukul 09.10 WIT sekaligus melakukan aksi protes lantaran tidak terima dengan perubahan rute yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Ambon.

Puluhan sopir itu pun langsung menyerbu kantor DPRD Kota Ambn.

Dalam aksi itu,  Eky Huwae, salah satu sopir angkot mengaku Dishub melakukan rekayasa jalur agar titik macet di jalan Jendral Sudirman dan jalan Tulukabessy sehingga dilaksanakan perubahan rute terhadap 16 jalur angkot sebagai ujicoba.

Aksi protes yang dilakukan oleh sopir angkot tanpa di koordinir namun aksi ini atas kemauan masing masing sopir angkot.

"Kami  menginginkan bertemu dengan anggota DPRD yang menangani masalah angkota, sehingga kami dapat kembali ke jalur awal karena jalur yang dibuat sangat merugikan sopir angkot karena akane menimbulkan kamacetan dan jalur semakin panjang,” jelasnya.

Dikatakan, dalam pengalihan jalur seharusnya pemkot memberikan pemberitahuan.

Hingga pukul 11.00 wit sopir angkot kemudian diterima dan melakukan audiens di ruang rapat DPRD Kota Ambon dan di terima oleh anggota Komisi III DPRD Kota Ambon.

"Kami sebagai supir angkot datang ke kantor Ini sebagai aksi protes dan menyampaikan aspirasi kami untuk menyampaikan kepada DPRD agar memediasi kami dengan Pemerintah kota dalam perubahan jalur karena sampai dengan saat ini perubahan jalur yang di lakukan oleh dinas perhubungan tidak pernah meminta pendapat kami ataupun pemberitahuan kepada kami atas dasar apa jalur tersebut di rubah. Kami supir angkot menginginkan kembali ke jalur awal," tandas mereka saat audience.

Menanggapi aksi itu, Anggota DPRD Kota Ambon Lucky Nikijuluw mengaku pihaknya akan memanggil Dishub terkait persoalan ini.

"Kami komisi III akan memanggil Dishub, Kasat Lantas Polresta Ambon untuk meminta tanggapan dan dasar perubahan jalur yang dilakukan,” ujarnya.

Mendengar penjelasan tersebut, para sopir membubarkan diri dengan tertib. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!