Sekilas Info

Polisi Periksa Penyelundup 3.800 Liter Minyak Tanah

AMBON, MalukuTerkini.com - Enam terduga kasus penyelundup BBM jenis minyak tanah dan Bio Solar menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku, Senin (5/9/2022).

Mereka masing-masing Arham Maris Lumaela, pemilik Pangkalan Sumiatun Alimoyo di Desa Kaitetu Kecamatan Leihitu,  Rahman Yusuf (nahkoda kapal pengangkut), Abdul Rahman (penjual solar), Irman Samar (KKM Kapal) dan 2 orang ABK lainnya.

Hal ini diungkapkan oleh Direskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Harold Wilson Huwae kepada malukuterkini.com di Ambon, Senin (5/9/2022).

Menurut Huwae, para pelaku ini masih menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus ini.

Sementara untuk barang bukti sudah diamankan dan sementara diangkut dari TKP ke Kantor Ditreskrimsus. "Mereka masih dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Mantan Wadir Reskrimsus Polda Maluku ini juga memastikan para pelaku usai diperiksa dan berstatus tersangka barulah dilakukan penahanan. "Nanti usai BAP baru ditahan," katanya.

Sebagaimana diketahui, tim penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku,  berhasil mengungkap kasus dugaan penyelundupan Minyak Tanah dan Bio  Solar.

Mereka diamankan dengan  barang bukti  3.800 liter minyak tanah dan 320 liter solar.

Dua jenis BBM bersubsidi itu hendak diselundupkan dari Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah ke Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB dengan menggunakan kapal motor berukuran 5 GT. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!