Sekilas Info

Penjabat Wali Kota Ambon Sambangi Lokasi Kebakaran di Kawasan Lorong Tahu – Mardika

AMBON, MalukuTerkini.com – Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyambangi lokasi kabakaran di Kawasan Lorong Tahu, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Jumat (9/12/2022).

Wattimena tiba disaat si jago merah masih terus mengamuk di kawasan tersebut, sekitar pukul 08.30 WIT.

Pantauan malukuterkini.com, sesaat setelah tiba, Wattimena terlihat berkoordinasi dengan Sekkot Ambon Agus Ririmase dan Kadis Damkar Edwin Pattikawa.

Pukul 08.30 WIT tiba di TKP Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase.

Wattimena saat tiba langsung mengecek dan melakukan koordinasi.

Sementara itu, Sekkot Ambon Agus Ririmase langsung memerintahkan untuk memanggil Kepala BPBD, Kadis Sosial Camat Sirimau dan Lurah Rijali.

"Telepon Kepala BPBD, Kadis Sosial, Camat Sirimau dan Lurah Rijali. Suruh segera ke TKP, Pak Wali Kota sudah di sini," tandas Ririmasse.

Hingga pukul 08.44 WIT, seluruh kekuartan armada pemadam  kebakaran pemkot Ambon sudah dikerahkan namun api masih belum bisa dipadamkan.

Api sudah masuk dan membakar hingga ke samping kawasan Bank Mandiri Mardika.

Api mulai meludeskan kawasan tersebut sejak pukul 03.30 WIT. Bahkan hingga lebih dari 5 jam, si jago merah masih terus mengamuk di kawasan padat penduduk yang sebagian besar bangunan semi permanen dan terbuat dari bahan mudah terbakar hingga ke kawasan lapak pedagang cakar bongkar.

Petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api dibantu warga.

Asap hitam masih mengepul dan api masih terus membakar sisa-sisa bangunan yang terbakar.

Salah satu warga yang diketahui bernama Ever dikabarkan tewas terpanggang api di lantai II kos-kosan yang berada di lokasi kebakaran. Satu warga lainnya juga dikabarkan mengalami luka bakar di tangan dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Dikabarkan sekitar 100 rumah yang meliputi kos-kosan serta lapak-lapak terbakar. Begitu juga Perpustakaan Kantor Kelurahan Rijali

Ratusan warga yang tinggal di kawasan itu akhirnya harus mengungsi ke Desa Batu Merah dengan membawa barang-barang seadanya. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!