Sekilas Info

Gempa M 5,4 Kembali Guncang Babar Hingga Amahai

AMBON, MalukuTerkini.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo M 5,4 kembali mengguncang Pulau Babar - Kabupaten Maluku Barat Daya hingga Amahai - Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Minggu (10/3/2024) pukul 19.20 WIT.

Getaran gempa tersebut terasa di Pulau Wetang dan Pulau Babar (Kabupaten Maluku Barat Daya) dengan skala intensitas III - IV MMI hingga di Amahai (Maluku Tengah) dengan skala intensitas III MMI

Sebelumnya di kawasan yang sama, juga diguncang genpa berkekuatan magnitudo M 5,4 yang Minggu (10/3/2024) pukul 12.05 WIT mengguncang Pulau Babar – Kabupaten Maluku Barat Daya hingga Amahai – Kabupaten Maluku Tengah.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi yang terjadi Minggu (10/3/2024) pukul 19.20 WIT ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,52° LS ; 129,19° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 170 Km arah Timur Laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 145 km,” jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Minggu (10/3/2024).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menurut Daryono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi di dalam Lempeng Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” ungkapnya.

Ia merincikan, berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Amahai – Kabupaten Maluku Tengah dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Pulau Wetang dan Pulau Babar, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” rincinya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!