AMBON, MalukuTerkini.com – Korneles Wuarmanuk (39), warga Kawasan Tanah Misi Kelurahan Lateri, Ambon, membakar rumahnya sendiri usa mabuk minuman keras tradisional sopi.

“Kejadian dimaksud terjadi Sabtu (27/12/2025) lalu sekitar pukul 22.35 WIT,” ujar Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janet S Luhukay kepada malukuterkini.com di Ambon, Senin (29/12/2025).

Luhukay menjelaskan sesuai keterangan pelaku kepada Polisi terungkap kejadian tersebut berawal dari sekitar pukul 16.00 WIT pelaku bersama istri menuju ke kawasan Ahuru untuk berjabat tangan Natal dengan ipar pelaku yang bernama Ampi Tunyanan.

“Pelaku membeli sopi kemudian mengumsumi bersama sama dengan Ampi Tunyanan dan Doni Tunyanan. Setelah itu sekitar pukul 22.00 WIT, pelaku kembali sendiri ke rumah karena terjadi pertengkaran antara pelaku persama istri pelaku yang bernama Christina Tunyanan,” jelasnya

Setibanya pelaku di rumah, katanya, pelaku langsung mengambil minyak tanah yang berada di dapur kemudian menyiramkannya ke tempat tidur setelah itu pelaku keluar rumah dan menyiramkannya lagi keliling rumah setelah itu pelaku langsing mengambil korek api kemudian berdoa di depan rumah dan setelah selesai berdoa pelaku langsung membakar rumahnya sendiri

“Sekitar pukul 22.45 WIT, dua unit Mobil Damkar Pemkot Ambon tiba di TKP kemudian berupaya memadamkan namun karena kontruksi bangunan rumah milik pelaku  yang terbuat dari papan serta tripleks sehingga api menjalar dengan cepat sehingga rumah tersebut terbakar habis,” katanya.

Akibat kebakaram tersebu, menurutnya, seisi rumah ludes terbakar dengan total kerugian diperkirakan sekira Rp 70 juta.

“Pelaku melakukan pembakaran terhadap rumahnya sendiri dikarenakan terjadi pertengkaran mulut antara pelaku, istri pelaku Cristina Tunyanan, Ampi Tunyanan dan Doni Tunyanan. Dalam pertengkaran mulut tersebut istri pelaku bersama Ampi Tunyanan dan Doni Tunyanan meminta pelaku untuk membayar harta atas pernikahan pelaku bersama istrinya,” ungkapya.

Dikatakan,  saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Baguala. (MT-04)