AMBON, MalukuTerkini.com – Kinerja ekspor Provinsi Maluku menunjukkan tren positif yang sangat signifikan pada awal tahun 2026 ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat nilai ekspor daerah ini pada periode Januari – April 2026 berhasil menembus angka US$ 16,54 juta.

Angka tersebut mengalami lonjakan sebesar 37,04 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencapai US$ 12,07 juta.

Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia menjelaskan lonjakan signifikan ini sepenuhnya didorong oleh sektor nonmigas, khususnya dari kelompok komoditas ikan dan udang.

Dirincikan, komoditas laut tersebut memegang peran penuh dalam mendongkrak performa ekspor Maluku di sepanjang caturwulan pertama tahun ini.

“Ekspor Maluku pada April 2026 tercatat sebesar US$ 5,75 juta, mengalami peningkatan tajam sebesar 1.038,97 persen dibandingkan dengan capaian pada April 2025,” jelas Maritje dalam keterangan tertulisnya yang diterima malukuterkini.com, Selasa (2/6/2026).

Pattiwaellapia juga memaparkan struktur ekspor Maluku saat ini masih sangat bergantung pada satu komoditas utama tersebut.

“Hal ini dikarenakan tidak adanya kontribusi dari golongan barang lain, seperti bahan bakar mineral, dalam aktivitas ekspor Maluku selama periode tersebut,” ujarnya.

Kendati mencatatkan pertumbuhan yang fantastis berkat komoditas ikan dan udang, namun ketergantungan yang tinggi pada satu sektor ini menjadi catatan penting dalam struktur perekonomian wilayah Maluku ke depan. (MT-06)