MANOKWARI, MalukuTerkini.com – Kontingen Provinsi Maluku sukses mencuri perhatian juri dan penonton dalam kategori Musik Pop Gerejawi (MPG) pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV/2026.

Penampilan memukau tersebut berlangsung di Arfak Convention Center, Mapolda Papua Barat, Manokwari, pada Selasa (23/6/2026).

Tim Maluku berhasil menyuguhkan perpaduan harmonisasi vokal yang matang dengan aksi panggung yang ekspresif, powerfull dan sarat akan pesan kedamaian.

Penampilan diawali dengan lagu wajib berjudul “Damai Sejahtera dari Tanah Papua” karya Andre Natalis Putranto.

Sejak awal naik ke atas panggung, para penyanyi langsung memancarkan kegembiraan lewat ekspresi wajah yang hidup dan senyuman yang hangat.

Energi positif tersebut semakin diperkuat oleh gerakan tubuh yang kompak dan dinamis. Guna menghidupkan suasana ritme musik pop gerejawi yang rancak, Grup MPG ini membawakan koreografi ringan berupa lambaian tangan serempak serta dansa kecil yang membuat performa mereka terasa powerfull dan jauh dari kesan monoton.

Chemistry antar penyanyi maupun pemusik menjadi salah satu kekuatan utama Tim MPG Maluku di atas panggung.

Interaksi seperti kontak mata dan gestur saling mengarahkan tangan memperlihatkan kedekatan emosional yang solid.

Di sisi lain, pembagian peran dalam lagu wajib ini tertata dengan apik. Penyanyi pria dan wanita secara bergantian memimpin vokal utama. Saat bagian solo, penyanyi yang bersangkutan akan melangkah maju dengan gestur tangan bebas yang komunikatif untuk mempertegas lirik, sebelum akhirnya bertransisi kembali ke dalam harmonisasi suara kelompok yang utuh.

Nuansa pop-gospel semakin kental terasa saat Tim MPG Maluku membawakan lagu kedua yang berjudul “Di Tanah Papua” ciptaan Bartje Istia.

Kontrol vokal yang rapi terlihat jelas dari pembagian suara sopran, alto, tenor, dan bass yang saling mengisi dengan harmonis.

Penyanyi utama wanita yang mengenakan jas hitam dan kacamata tampil menonjol dengan karakter vokal yang kuat, jernih, dan penuh penjiwaan.

Ketika berduet atau melakukan teknik bersahutan dengan penyanyi pria, keseimbangan volume suara tetap terjaga dengan sangat baik.

Penghayatan mendalam juga diperlihatkan saat lagu mencapai bagian emosional bernada tinggi, di mana penyanyi utama tampak menutup mata sejenak untuk menyalurkan esensi keindahan alam dan keagungan Tuhan yang tertuang dalam lirik.

Penyanyi wanita tersebut juga sangat aktif menggunakan gestur tangan terbuka lebar, seolah sedang menyapa penonton sekaligus menggambarkan kemegahan Tanah Papua yang dikagumi dalam lagu tersebut.

Sebagai pemungkas, Tim MPG Maluku membawakan lagu pilihan bebas berupa medley lagu mancanegara yang terdiri dari “Falling in Love with Jesus”, “You Are Alpha and Omega”, dan “My Tribute (To God Be the Glory)” karya Jonathan Butler, Erasmus Mutanbira dan Andraé Crouch.

Pada sesi ini, penyanyi utama wanita menunjukkan jangkauan vokal yang luas melalui teknik belted notes atau suara dada yang kuat pada nada-nada tinggi di bagian klimaks lagu.

Artikulasi yang jelas serta penempatan teknik vibrato di akhir frasa memberikan kesan emosional yang manis.

Sementara itu, penyanyi pendukung pria mengimbangi dengan pembawaan yang lebih tenang namun penuh ketulusan, kerap meletakkan tangan di dada sebagai ekspresi rasa syukur.

Format call-and-response khas musik gospel modern berpadu sempurna dengan stabilitas tempo yang terjaga, menunjukkan sinkronisasi dan groove yang luar biasa antara para penyanyi dengan pemain musik pengiring seperti drum, gitar dan bas.

Secara keseluruhan, penampilan Tim MPG Maluku di ajang Pesparawi Nasional XIV ini tidak sekadar memamerkan keindahan teknik vokal pop-gospel, melainkan sukses menyampaikan pesan sukacita, cinta, dan kedamaian kepada seluruh penonton yang hadir di bumi Papua Barat. (MT-01)