MANOKWARI, MalukuTerkini.com – Panggung Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV/2026 di Gedung PKK Provinsi Papua Barat, Manokwari, menjadi saksi kemegahan vokal solois asal Provinsi Maluku, Ztepanus F Masombe.

Tampil berlomba di kategori Solo Remaja/Pemuda Putra pada Selasa (23/6/2026), Ztepanus Masombe sukses menyuguhkan penampilan yang tidak hanya matang secara teknis, tetapi juga sarat akan penghayatan spiritual yang mendalam.

Kombinasi teknik vokal klasik yang disiplin dan interpretasi pop-rohani yang ekspresif berhasil memukau dewan juri serta penonton yang memadati ruangan.

Memulai penampilannya dengan lagu wajib “Tuhan Perlindunganku” ciptaan Yusuf Simorangkir, Ztepanus Masombe langsung menunjukkan kelasnya sebagai penyanyi tenor berkarakter bulat dan jernih.

Kemampuan solois asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjaga ketebalan suara serta resonansi dari nada rendah hingga tinggi terdengar begitu prima. Didukung teknik pernapasan diafragma yang matang, ia dengan stabil menyanyikan frasa lagu yang panjang serta menahan nada-nada tinggi di akhir bait tanpa sedikit pun terdengar goyah.

Keindahan penampilannya kian diperkaya oleh penempatan vibrato yang halus dan terkontrol di setiap akhir bait lagu yang didukung juga oleh kepiawainnya pianis Jimmy Risakotta.

Menariknya, Ztepanus Masombe tidak terjebak pada pakem yang kaku. Ia mengawali lagu dengan gaya seriosa klasik yang disiplin, namun secara kreatif memasukkan ornamen pop rohani modern saat memasuki bagian refrein.

Klimaks pertunjukan yang dramatis tercipta  ketika ia melakukan improvisasi dengan mengambil nada-nada tinggi melampaui melodi standar. Ditambah artikulasi bahasa Indonesia yang sangat tajam dan jelas, pesan lagu rohani tersebut tersampaikan dengan begitu utuh.

Komunikasi panggungnya pun sangat hidup; gerakan tangannya terbuka ke atas dan mendekap dada secara aktif menerjemahkan lirik tentang penyerahan diri, sementara ekspresi wajahnya berubah dinamis dari teduh menjadi penuh kekuatan saat mencapai puncak lagu.

Keandalan Ztepanus Masombe yang dilatih dua pelatih vokal brilian Syanne Lawalatta dan Falantino Latupapua kembali teruji saat ia membawakan Lagu Pilihan Terikat berjudul “Haleluyah, Terpuji Nama-Nya” karya Clifford Gozal.

Pada sesi ini, ia menggunakan pendekatan teknik vokal klasik atau seriosa yang disesuaikan secara apik untuk lagu rohani.

Produksi suaranya yang bulat berpadu sempurna dengan pemanfaatan head voice dan mixed voice yang baik guna menjangkau nada-nada tinggi.

Pengaturan napas yang matang kembali memungkinkannya memainkan dinamika volume dari lembut ke kuat, sehingga membangun klimaks lagu yang megah dengan artikulasi yang tetap tegas dan mudah dipahami.

Secara visual, penampilan kedua ini terasa begitu anggun dan penuh sukacita. Senyuman natural yang memancarkan kedamaian dan rasa syukur terus menghiasi wajahnya, selaras dengan makna pujian yang dibawakan.

Tatapan matanya yang mantap ke depan membangun koneksi emosional yang kuat dengan audiens.

Ztepanus Masombe juga tampil dengan postur tubuh yang tegap dan siap, memberikan ruang maksimal bagi diafragmanya sekaligus menegaskan profesionalitasnya di atas panggung.

Gerakan kedua tangan di depan dada tidak hanya membantunya mengontrol produksi vokal, tetapi juga menjadi bahasa tubuh yang komunikatif seolah sedang merangkul pesan lagu. (MT-01)