AMBON, MalukuTerkini.com — Semangat memberi dengan sukacita mewarnai pelaksanaan acara Sehari Berkorban dalam rangka penggalangan dana pembangunan Gedung Gereja Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) yang berlangsung pada Senin (3/8/2026).

Melalui aksi kebersamaan tersebut, panitia berhasil menghimpun dana hingga Rp309.612.000 serta dukungan material berupa 60 dus tegel dan 50 sak semen.

Kegiatan yang digelar di Gedung Gereja Kampus Unpatti ini mengusung tema spiritual dari 2 Korintus 9:7, yang menekankan pentingnya memberi menurut kerelaan hati tanpa paksaan. Nilai keikhlasan dan gotong royong ini menjadi landasan utama bagi seluruh warga kampus untuk menyukseskan proyek rumah ibadah tersebut.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Kampus Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menegaskan pembangunan sarana ibadah ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh keluarga besar Unpatti.

“Seluruh sivitas akademika untuk terus saling menopang dan tidak menunda partisipasi, sebab sekecil apa pun kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi penyelesaian pembangunan,” tandasnya.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, Kubangun juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan Sehari Berkorban periode Oktober sebelumnya yang telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp59 juta.

Ia mengaku bantuan yang mengalir tidak hanya berupa dana tunai, tetapi juga dukungan material langsung dari para dekan dan mitra kerja Unpatti. Seluruh rekapitulasi penerimaan maupun penggunaan dana tersebut disampaikan secara terbuka kepada pihak dekanat.

“Pembangunan Gereja Kampus merupakan tanggung jawab dan harapan kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, dan semua pihak untuk terus saling menopang, saling menguatkan, dan memberikan dukungan sesuai dengan kerelaan hati agar pembangunan Gereja Kampus ini dapat segera diselesaikan dan digunakan sebagai tempat ibadah serta pembinaan iman bagi seluruh warga Universitas Pattimura,” ungkapnya.

Acara “Sehari Berkorban” kemudian dilanjutkan dengan ibadah bersama yang diikuti oleh Rektor Unpatti Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy M.Pd pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan,  dan mahasiswa yang dipimpin oleh Pendeta Elza Kitu Homa/Persulessy S.Si.  (MT-01)