AMBON, MalukuTerkini.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena di Bandara Internasional Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Senin (29/6/2026).
Wali Kota dijadwalkan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII, yang berlangsung di Kota Medan.
Setibanya di Bandara Kuala Namu, Wali Kota beserta rombongan disambut warga Kota Ambon yang berada di Medan, dan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Medan, untuk mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI XVIII.
Rakernas yang berlangsung 28 Juni – 4 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh Bangsa Berdaulat”.
Wattimena menjelaskan keikutsertaan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari komitmen, untuk memperkuat sinergi antar pemerintah kota di Indonesia, sekaligus mencari berbagai solusi atas tantangan pembangunan daerah.
“Rakernas APEKSI menjadi forum yang sangat strategis bagi seluruh pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemkot Ambon tentu ingin mengambil bagian aktif, dalam setiap pembahasan yang akan dilakukan,” jelasnya.
Dikatakan, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, di tengah dinamika pembangunan nasional maupun global.
“Kota-kota di Indonesia dituntut semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek ekonomi, sosial, lingkungan, maupun tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota yang maju, berdaya saing, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Ia mengaku Pemkot Ambon juga akan memanfaatkan Rakernas APEKSI, sebagai ajang memperluas kerja sama dengan berbagai pemerintah kota lainnya, termasuk membuka peluang investasi, serta mengadopsi inovasi pelayanan publik yang dapat diterapkan di Ambon.
“Kami berharap keikutsertaan dalam Rakernas ini dapat menghasilkan berbagai gagasan dan kerja sama, yang nantinya berdampak positif bagi percepatan pembangunan Kota Ambon. Praktik-praktik unggulan dari kota lain akan menjadi pembelajaran, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. (MT-06)

Tinggalkan Balasan