AMBON, MalukuTerkini.com — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar kuliah umum bertajuk “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) Dalam Dunia Kesehatan” dengan menghadirkan pakar dari City University of New York, Prof. Dr. Marshella Lie, Ed.D, MA.Ed.
Kuliah Umum yang berlangsung di Aula FK Unpatti, Ambon, Jumat (7/8/2026) tersebut diikuti oleh civitas akademika yang antusias menyimak arah perkembangan teknologi kedokteran masa depan.

Dalam pemaparannya, Prof. Marshella Lie menjelaskan integrasi AI dalam dunia medis kini menjadi instrumen penting yang mampu mempercepat diagnosis serta meningkatkan efisiensi analisis klinis.
“Pemahaman mengenai teknologi digital harus ditanamkan sejak dini dalam kurikulum pendidikan kedokteran agar calon tenaga medis siap menghadapi tantangan era global. Kecerdasan buatan hadir bukan untuk menggantikan posisi maupun sentuhan kemanusiaan seorang dokter, melainkan menjadi mitra strategis untuk memperkuat akurasi keputusan medis serta meningkatkan mutu layanan kesehatan,” jelasnya.
Ia mengatakan penguasaan AI yang diimbangi dengan pemahaman etika medis akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi lulusan FK Unpatti.

“Pemanfaatan teknologi secara tepat dapat memperluas jangkauan akses pelayanan medis, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan,” kata dalam paparannya bertajuk “AI in Higher Education: Teaching Medical Students Across the Archipelago”.
Kuliah Umum yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti,Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc, juga memghadirkan Dekan of Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan yang juga Pakar Bedah Saraf Neurovaskular, Prof. Dr. Dr. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, SpBS (K), PhD sebagai pembicara. (MT-01)
