AMBON, MalukuTerkini.com – Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Timur Pendeta Hendrik James Elath mengatakan memasuki fase pelayanan berkualitas di era digital, maka umat tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan.
“Anugerah Allah memanggil kita untuk menjadi gereja yang dilengkapi, gereja yang cakap secara rohani dan cerdas secara sosial, serta adaptif secara teknologi. Kita tidak perlu takut pada teknologi sebab teknologi hanyalah alat. Yang menentukan arah pelayanan kita adalah iman,” tandas Pendeta James Elath dalam pidatonya saat pembukaan Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur yang digelar di Jemaat GPM Halong Anugerah, Ambon, Minggu (1/3/2026).
Dikatakan, perangkat pelayan maupun umat harus meningkatkan literasi digital pelayanan dan berjemaat agar gereja tetap relevan tanpa kehilangan kekudusan panggilannya di tengah-tengah konteks gumulnya atas realitas masalah yang dihadapi, antara lain kemiskinan dan krisis lingkungan.
Selain itu ia juga mengaku Klasis GPM Pulau Ambon Timur terpanggil menghadirkan diakonia transformatif, memetakan kemiskinan jemaat-jemaat sehingga programnya tepat sasaran.
“Klasis GPM Pulau Ambon Timur juga mendorong pemberdayaan ekonomi umat berbasis potensi lokal sesuai arah pemberdayaan ekonomi keluarga Gereja Protestan Maluku dalam bentuk GKMBM (Gerakan Keluarga Menanam, Gerakan Keluarga Melaut, Gerakan Keluarga Beternak dan Gerakan Keluarga Memasarkan),” ungkapnya
Dikatakan, Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur memiliki kewenangan antara lain Mengevaluasi pelaksanaan program dan realisasi anggaran pendapatan dan belanja Klasis tahun 2025; Membahas dan menetapkan program Klasis serta anggaran pendapatan dan belanja Klasis tahun 2026; serta Menetapkan dokumen rencana pengembangan pelayanan Klasis tahun 2026-2030.
Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur berlangsng dibawah sorotan tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad Gereja Protestan Maluku”. Dan sub tema:”Layanilah Umat dengan Tekun Sesuai Kasih Allah”.
Pembukaan Sidang ke-14 Klasis GPM Pulau Ambon Timur juga dihadiri Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM Pendeta Sacharias Izack Sapulette, Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, dan Rektor IAKN Ambon Yance Z Rumahuru serta delegasi dari 30 jemaat di klasis tersebut. (MT-01)




Tinggalkan Balasan