AMBON, MakukuTerkini.com – Ketua Harian DPD I Partai Golkar Maluku, Ridwan Marasabessy mengaku pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di sejumlah kabupaten/kota di Maluku masih tertunda.
Daerah yang belum melaksanakan Musda yaitu Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, dan Maluku Barat Daya (MBD). Sementara itu, daerah lainnya sudah melaksanakan Musda, namun masih diwarnai sejumlah dinamika internal.
Menurut Ridwan, khusus untuk Maluku Tenggara, hingga kini belum ada kepastian waktu pelaksanaan Musda karena masih menunggu penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.
“Plt Ketua itu ditugaskan untuk menyiapkan Musda, sekaligus mengisi kekosongan kepemimpinan agar roda organisasi tetap berjalan. Masa tugasnya relatif singkat, sekitar satu sampai dua bulan,” jelas Marasabessy kepada wartawan disela-sela pelaksana Musda Partai Golkar Kota Ambon di Ambon, Kamis (30/4/2026).
Ia menegaskan, Plt Ketua bukan ditunjuk untuk masa jabatan lima tahun, melainkan hanya untuk memastikan proses Musda dapat segera terlaksana.
“Saat ini, sejumlah nama calon Plt Ketua masih dalam proses pembahasan internal partai dan akan ditetapkan sesuai mekanisme organisasi serta arahan Ketua DPD, tandasnya.
Ia juga mengingatkan agar kekuasaan tidak digunakan secara berlebihan dalam menghadapi dinamika politik.
“Kekuasaan itu tidak selamanya. Hari ini mungkin berkuasa, besok bisa saja berganti. Jangan sampai kekuasaan digunakan untuk menekan pihak lain,” ungkapnya.
Marasabessy menilai dinamika dalam tubuh partai merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
“Setiap kader memiliki hak yang sama untuk maju dan berkompetisi. Tidak ada partai yang tanpa dinamika. Ini bagian dari proses demokrasi. Semua punya kesempatan, dan kita harus menghargai itu,” katanya. (MT-04)


Tinggalkan Balasan