AMBON, MalukuTerkini.com – Hari Pengayoman menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian, soliditas organisasi, dan budaya kerja insan Pengayoman.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku mulai memantapkan berbagai langkah strategis guna memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Pengayoman Tahun 2026 dan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia terlaksana secara optimal.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, memimpin rapat bersama jajaran pimpinan sebagai bagian dari upaya menyelaraskan pelaksanaan setiap program yang telah direncanakan.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, serta Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum.

Pembahasan difokuskan pada sejumlah agenda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, meliputi bakti sosial, upacara tabur bunga, dan jalan santai. Masing-masing penanggung jawab menyampaikan perkembangan pelaksanaan, kebutuhan pendukung, serta langkah-langkah yang telah dilakukan agar seluruh rangkaian dapat berjalan sesuai jadwal.
Saiful Sahri menegaskan setiap program harus dipersiapkan secara cermat melalui pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta keterpaduan antarsatuan kerja. Menurutnya, keberhasilan Hari Pengayoman tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari kemampuan seluruh jajaran menghadirkan kegiatan yang mencerminkan nilai pengabdian, kebersamaan, dan profesionalisme.
Selain memastikan kesiapan pelaksanaan Hari Pengayoman, rapat juga membahas tindak lanjut Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum mengenai pengusulan Pegawai Teladan sebagai calon penerima penghargaan Menteri Hukum. Proses pengusulan diarahkan agar dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan berpedoman pada integritas, disiplin, dedikasi, serta capaian kinerja pegawai.
Penghargaan kepada Pegawai Teladan dipandang sebagai bentuk apresiasi atas kinerja sekaligus upaya membangun budaya kerja yang kompetitif dan berorientasi pada prestasi. Melalui proses seleksi yang berkualitas, diharapkan lahir sosok aparatur yang mampu menjadi teladan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Hukum.
Bagi Kanwil Kemenkum Maluku, rangkaian Hari Pengayoman tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana memperkuat sinergi internal, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat.
Melalui persiapan yang dilakukan secara menyeluruh, Kanwil Kemenkum Maluku optimistis Hari Pengayoman Tahun 2026 akan menjadi penguat kebersamaan, mendorong budaya kerja yang semakin profesional, serta mempertegas komitmen menghadirkan pelayanan hukum yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (MT-04)
