AMBON, MalukuTerkini.com – Polda Maluku mulai menggelar Operasi Antik Salawaku 2026 sebagai langkah strategis memperkuat perang terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Maluku.

Operasi terpadu yang melibatkan unsur TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda nasional pemberantasan narkoba guna melindungi generasi muda serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Dimulainya operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Indra Gunawan selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Operasi Antik Salawaku 2026, di Lapangan Apel Ditresnarkoba Polda Maluku, Rabu (5/8/2026).

Apel diikuti para Kasubdit Ditresnarkoba Polda Maluku, para Kepala Satuan Tugas (Kasatgas), serta seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Antik Salawaku 2026 berdasarkan Surat Perintah Kapolda Maluku. Untuk meningkatkan efektivitas operasi, Polda Maluku menggandeng personel Polisi Militer TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, BNN Provinsi Maluku, serta Bea Cukai Provinsi Maluku dalam pelaksanaan operasi terpadu tersebut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Indra Gunawan menjelaskan Operasi Antik Salawaku 2026 merupakan langkah nyata Polda Maluku dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polda Maluku untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara komprehensif melalui sinergi lintas instansi. Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, terukur, sesuai standar operasional prosedur, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap tindakan di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kualitas penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya meminta seluruh perwira mendampingi anggotanya selama operasi. Setiap informasi yang diperoleh harus segera ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun tetap santun, humanis, dan tidak menimbulkan tindakan yang bertentangan dengan aturan,” tandasnya.

Operasi Antik Salawaku 2026 dilaksanakan melalui kolaborasi lintas instansi guna meningkatkan efektivitas pencegahan, pengungkapan, dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk mengantisipasi jalur penyelundupan melalui wilayah perairan yang menjadi karakteristik Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan. (MT-04)